Jumlah Pemohon SKCK Melonjak, Polresta Solo Sebut Tidak Miliki Kendala

Dari peningkatan jumlah permohonan SKCK dibanding biasanya, Bowo menegaskan bahwa timnya tetap melakukan pelayanan maksimal

Tayang:
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Warga hendak masuk ke kantor pelayanan SKCK di Mapolresta Solo, Selasa (18/9/2018) siang 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jajaran Polresta Solo tetap melakukan pelayanan optimal meskipun pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang meningkat sepekan terakhir.

Tidak terdapat kendala yang berarti dalam memberikan pelayanan SKCK untuk para pendaftar CPNS.

Demikian disampaikan oleh Kasat Intelkam Polresta Solo, Kompol Bowo Haryanto, saat ditemui TribunSolo.com di Mapolresta Solo, Selasa (18/9/2018) siang.

Bowo menyebutkan, pelayanan di Mapolresta Solo untuk SKCK masih manual.

Rayakan Ulang Tahun ke-2 Pernikahan, Gilang Dirga Minta Maaf pada Adiezty Fersa

"Tidak ada kendala, tapi tetap kita utamakan One Day Service, SKCK bisa ditunggu hari itu juga tak lama prosesnya," ucapnya.

Dari peningkatan jumlah permohonan SKCK dibanding biasanya, Bowo menegaskan bahwa timnya tetap melakukan pelayanan maksimal.

Petugas reguler tetap disediakan mulai dari dua Polwan (Polisi Wanita) dan satu Polki (Polisi Laki-Laki) bertugas di Kantor Pelayanan SKCK setiap harinya.

Sementara soal blangko SKCK, dirinya juga menyatakan bahwa ketersediaan blangko untuk saat ini masih mencukupi.

Ratusan Tenaga Honorer K2 Minta Pemda Karawang Tolak Seleksi CPNS 2018

Pihaknya bakal berloordinasi dengan Polda Jateng apabila ketersediaan blangko SKCK mulai menipis.

"Sementara ini stok blangko SKCK masih tersedia, kalau nanti mulai habis akam dikooordinasikan ke Polda (Jateng)," papar dia.

Adapaun diberitakan sebelumnya, jumlah pemohon SKCK meningkat sepekan terakhir dibanding hari biasanya karena besok Rabu (19/9/2018) mulai pembukaan pendaftaraan CPNS.

"Sepekan terakhir sudah naik drastis, didominasi warga dengan kepentingan daftar CPNS," jelasnya

Rohadi Widodo Siap Bantu Juliyatmono-Rober Usai Mundur Jadi Wakil Bupati Karanganyar

Dia menguraikan, rata-rata per hari ada 100 pemohon SKCK selama sepekan terakhir.

Biasanya, per hari hanya ada 30 hingga 50 pemohon SKCK untuk kepentingan lain seperti melamar pekerjaan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved