Monumen Pers

Supardi, 32 Tahun Merawat Jejak Pers seperti Anak Sendiri

Adalah Supardi, satu di anatara banyak orang yang ikut nadil dalam merawat jutaan koleksi di museum ini. Supardi bekerja di Monumen Pers sejak 1986.

Supardi, 32 Tahun Merawat Jejak Pers seperti Anak Sendiri
TribunWow.com/Astini Mega Sari
Supardi saat ditemui di Monumen Pers Nasional, Kamis (13/9/2018). Pekerja Monumen Pers Solo sejak 1986. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo memang menyimpan banyak sejarah, satu di antaranya ada di bidang pers.

Jejak sejarah pers tanah air itu tersimpan rapi di Monumen Pers Nasional.

Menyimpan lebih dari 2 juta eksemplar bukti terbit media massa tanah air dari zaman dulu hingga sekarang, Monumen Pers telah menjadi menjadi saksi bisu perjalan pers di Indonesia.

Adalah Supardi, satu di antara banyak orang yang ikut andil dalam merawat jutaan koleksi di museum ini.

Supardi bekerja di Monumen Pers sejak 1986.

Sebagai Konsevator di Monumen Pers, Supardi bertugas mendokumentasi dan mengkonservasi bukti terbit media dan benda bersejarah lingkup pers lainnya.

Sejarah Pers di Kota Bengawan, dan Julukan Solo Kota Kuburan

Memelihara bukti terbit media, khususnya koran, mulai dari inventarisasi, penyimpanan, hingga perawatan memang bukan perkara mudah.

Baginya, mengurus koran itu seperti mengurus anak sendiri.

"Mengurus koran itu seperti mengurus bayi sendiri, butuh rasa cinta dan ketelitian," ujar Sapardi saat ditemui TribunWow.com di Monumen Pers, Solo, Kamis (13/9/2018).

"Apalagi di dalamnya itu ada informasi yang terkadang tak ternilai harganya. Jadi memang harus teliti agar bisa tetap awet," imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: Astini Mega Sari
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved