Dicopot dari Jabatan Komisaris PTBA, Said Didu Ungkap Alasannya Berbeda Pemikiran dengan Pemerintah
Mantan staff khusus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu menegaskan alasannya diberhentikan dari jabatan Komisaris di PT Bukit Asam (PTBA).
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Karena waktu terus berlalu, cerita Said Didu, ia pun meminta agar RUPS berlangsung terlebih dulu.
"Saya bilang, 'begini saja deh, waktu semakin pendek, kita RUPS biasa saja, berhentikan saya, berita acara kapan-kapan saja saya tanda tangani," paparnya.
RUPS pun berlangsung.
Namun, tiba-tiba surat pemberhentian datang.
Surat itu berasal dari PT Inalum.
"Tahu-tahu datang surat, itu surat dari Inalum, tapi ibu menteri BUMN kirim surat dulu ke Inalum, atas dasar surat itu Inalum menyampaikan ke pimpinan RUPS. itulah yang terjadi," cerita Said Didu.
• Ucapkan Selamat atas Pemberhentian Said Didu, Fadli Zon: Dipecat Itu Berkah, Bukan Musibah
Said Didu pun mengaku kaget saat itu.
Menurutnya, ada dua hal yang tidak biasa dari pemberhentiannya itu.
"Ini untuk pertama kali ada alasan penggantian karena tidak sejalan dengan menteri, dengan seorang pemilik saham. Dan yang kedua, (pemberhentian) di umumkan di RUPSLB," ungkapnya.
Padahal, terang Said Didu, dulu tidak pernah ada pengumuman seperti itu.
"Mungkin saking istimewanya saya," katanya.
Lebih lanjut, Said Didu mengaku tidak mengerti maksud dari alasan tidak sejalan.
"Saya tidak tahu jalannya bu Rini (Menteri BUMN, Rini Soemarno). Tapi saya tahu jalan saya," tegasnya.
Said Didu pun bercerita soal pertanyaan seorang peserta rapat padanya.
"Pak Said Didu kira-kira jalan bapak berbeda dengan menteri apa?" ujarnya meniru pertanyaan peserta rapat itu.