Jika Terpilih, Sandiaga Uno Bakal Hapus UN dan Ganti dengan Penelusuran Minat dan Bakat : Lebih Adil

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno akan menghapus ujian nasional ( UN) jika terpilih dalam Pilpres 17 April 2019 nanti

Jika Terpilih, Sandiaga Uno Bakal Hapus UN dan Ganti dengan Penelusuran Minat dan Bakat : Lebih Adil
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, berbicara dalam debat ketiga Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019) malam. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno akan menghapus ujian nasional ( UN) jika terpilih dalam Pilpres 17 April 2019 nanti.

Sandiaga yang berpasangan dengan Prabowo Subianto akan mengganti UN dengan penelusuran minat dan bakat.

"Kami sudah umumkan akan hapus ujian nasional dan menggantinya dengan penelusuran minat dan bakat," kata Sandiaga, saat menghadiri silaturahim dan dialog bersama kiai dan habaib, di Taman Krida Budaya, Kota Malang, Senin (18/3/2019) malam.

Sandiaga mengatakan, penelusuran minat dan bakat ke sekolah merupakan pilihan tepat lantaran kualitas pendidikan di Indonesia belum merata.

Rayakan Ulang Tahun, Best Western Premier Solo Baru Usung Semangat Mapan dan Kuat

Hal itu yang mendasari dia dan timnya akan menghapus UN, meskipun UN yang dilaksanakan selama ini masih dianggap perlu untuk pemetaan pendidikan di Indonesia.

"Yang terpenting sebetulnya, karena kami ingin hadirkan keadilan, kualitas pendidikan Indonesia dari berbagai wilayah belum memiliki standar yang sama, kualitasnya sangat berbeda beda," kata Sandiaga.

"Oleh karena itu, justru untuk mengembalikan rasa keadilan tersebut kami tidak jadikan ujian nasional sebagai standar kelulusan," ujar dia.

Tika Bravani Ceritakan Kesibukannya Selain Jadi Denok di TOP hingga Dapat Tawaran Lepas Hijab

Sandiaga tidak peduli dengan adanya kritik dan anggapan bahwa rencana penghapusan UN itu hanya untuk kepentingan elektoral jelang Pemilu.

"Silakan menilai, kami melihat demi kemajuan sistem pendidikan Indonesia," kata dia.

Selain itu, Sandiaga juga menilai bahwa kurikulum pendidikan yang ada saat ini membebani siswa.

Ke Sukoharjo, Puan Maharani Salurkan Bantuan untuk Warga Miskin

Menurut dia, kurikulum pendidikan harus lebih fleksibel untuk menghadapi ekonomi digital dan revolusi industri 4.0.

"Kami yakini banyak sekali sekarang kurikulum itu membebani karena minat belajar sesuai dengan ekonomi digital, revolusi industri 4.0, mengharuskan kita untuk lebih fleksibel sehingga akhirnya kedepan kami juga akan melakukan pembenahan kurikulum," kata dia. (Kompas.com/Andi Hartik)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandiaga Uno Nilai Penelusuran Minat dan Bakat Lebih Adil untuk Gantikan UN"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved