Klarifikasi Pernyataan Prabowo soal Data Kebocoran Anggaran, KPK: Kita Enggak Pernah Mengkaji Itu

KPK mengatakan, pihaknya tak memiliki kajian khusus yang menyebut kebocoran anggaran mencapai Rp 2.000 triliun.

Klarifikasi Pernyataan Prabowo soal Data Kebocoran Anggaran, KPK: Kita Enggak Pernah Mengkaji Itu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Makanya diandaikan kalau kita bisa seperti negara-negara Skandinavia pasti penerimaan pajak kita bisa 3-4 kali lipat lebih tinggi gitu, karena kan penerimaan pajak kita kan sekitar Rp 1.000 triliun, berarti bisa jadi 4 kali lipat."

"Itu andai-andai aja, hitungan sederhana, kalau kayak Skandinavia, makanya kita harus bisa sampai Rp 4.000 triliun, gitu loh," katanya.

Pahala memandang rasio pajak Indonesia saat ini memang masih cukup rendah.

Pekan Depan, KPK Buka Lelang Dua Mobil Sitaan dari Zumi Zola

Dari contoh tadi, ia berharap Indonesia bisa meningkatkan rasio pajaknya.

Meski demikian, KPK belum memiliki kajian seberapa besar rasio pajak Indonesia harus ditingkatkan.

"Jadi cuma mengandai-andaikan aja, kalau kita sama dengan Skandinavia, kan Amerika (Serikat) aja enggak setinggi Skandinavia gitu ya."

"Nah saya cuma mau bilang yang 10 persen terlalu rendah gitu maksudnya."

"Tapi berapa yang benarnya enggak pernah kita assest."

"Berapa pastinya kita belum tahu," papar Pahala.

KPK Sita Sejumlah Dokumen dari Pengeledahan Rumah Bowo Sidik hingga Kantor PT Pupuk Indonesia

Kebocoran anggaran

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved