Kisah Pak Setu Penjual Balon Keliling di Solo, Harus Merangkak Sejauh 70 Km Untuk Hidupi 4 Anaknya

Ketika malam hari telah tiba dan beliau masih berada di Solo,beliau tidak pulang ke rumahnya dan memilih bermalam di Masjid Baluwarti Solo.

Kisah Pak Setu Penjual Balon Keliling di Solo, Harus Merangkak Sejauh 70 Km Untuk Hidupi 4 Anaknya
Dokumentasi Kitabisa.com
Pak Setu, di tengah keterbatasan fisiknya, terus berjuang mencari rezeki yang halal. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Lahir dalam kondisi keterbatasan fisik tidak mengkerdilkan semangat kerja keras Setu, pria berusia 50 tahun yang berprofesi sebagai penjual balon keliling di Kota Solo.

Pria asal Desa Gempolan, Jatiyoso, Karanganyar harus merangkak mencari pundi-pundi rupiah dengan menjajakan balon-balon dagangannya.

Dilansir Tribunsolo.com, dari laman Kitabisa.com, lokasi jualan Pak Setu saat ini terpaut jarak yang cukup jauh dengan rumahnya yakni di Desa Gempolan, Jatiyoso.

Dengan tumpuan tangannya dan kedua lututnya, serta balon-balon warna-warni dagangannya yang dibawanya di atas pundak dan punggungnya, Pak Setu harus merangkak sejauh 70 kilometer (km), demi mencari rezeki yang halal.

Jerih payah Pak Setu tersebut harus dilakukan demi menghidupi empat orang anaknya.

Sebelumnya, video Pak Setu berjualan balon sambil merangkak itu diunggah oleh akun Instagram @thoryc.id dan menjadi viral.

Sepanjang berjualan, Pak Setu kadangkala tidak bisa memastikan penghasilan setiap harinya.

Terkadang dagangannya bisa habis terjual, kadang pula dagangannya hanya lagu beberapa dari jumlah yang Ia jual.

Ketika malam hari telah tiba dan beliau masih berada di Solo, biasanya beliau tidak pulang ke rumahnya dan memilih beristirahat dan bermalam di Masjid Baluwarti, Solo.

 Perjuangan Pak Setu inipun menjadi campaign kitabisa.com, untuk menggalang donasi demi meringankan beban Pak Setu tersebut.

Tujuan penggalangan dana itu adalah untuk membantu Pak Setu berjualan dengan lebih mudah di antaranya untuk membelikan Pak Setu motor modifikasi roda tiga dengan gerobak dagangnya, serta mengakomodir mimpi keluarganya untuk memiliki ternak kambing di rumahnya.

Link donasi untuk Pak Setu bisa di klik di kitabisa.com . (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Garudea Prabawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved