Curhat Ayah yang Putrinya Nyaris Meninggal karena Tertular Virus RSV, Berawal dari Tak Cuci Tangan

Curhat Ayah yang Putrinya Nyaris Meninggal karena Tertular Virus RSV, Berawal dari Tak Cuci Tangan

Curhat Ayah yang Putrinya Nyaris Meninggal karena Tertular Virus RSV, Berawal dari Tak Cuci Tangan
IST/Kidspot
Bayi yang nyaris meninggal karena RSV, atau infeksi saluran pernapasan akibat virus meningitis. Kebiasaan tak cuci tangan bisa menjadi pemicunya. 

Untungnya, gadis kecil itu sekarang sudah lebih baik.

Tetapi ini harus menjadi pengingat penting bagi orang tua bahwa mencuci tangan sebelum memegang bayi karena bisa berarti perbedaan antara hidup dan mati.

Menurut Mayo Clinic, RSV dapat menyebabkan infeksi parah pada beberapa orang, terutama bayi prematur, orang dewasa yang lebih tua, bayi dan orang dewasa dengan penyakit jantung dan paru-paru, atau siapa saja dengan sistem kekebalan yang sangat lemah atau immuno compromised.

Tanda dan gejala infeksi virus pernapasan syncytial paling umum muncul sekitar empat hingga enam hari setelah terpapar virus.

Pada orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua, RSV biasanya menyebabkan tanda dan gejala seperti pilek ringan.

Berikut ini tanda dan gejalanya:

- Hidung tersumbat atau berair
- Batuk kering
- Demam ringan
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala ringan
Dalam kasus yang parah, infeksi RSV dapat menyebar ke saluran pernapasan bawah, menyebabkan pneumonia atau bronchiolitis, radang saluran napas kecil yang memasuki paru-paru.

Tanda dan gejalanya:

- Demam
- Batuk parah
- Mengi atau suara bernada tinggi yang biasanya terdengar saat menarik napas (menghembuskan napas)
- Napas cepat atau sulit bernapas, sehingga anak mungkin lebih suka duduk daripada berbaring\
- Warna kulit kebiru-biruan karena kekurangan oksigen (sianosis)
Bayi paling terpengaruh oleh RSV. Anda mungkin memperhatikan otot dada dan kulit anak Anda menarik ke dalam dengan setiap napas. Ini adalah tanda bahwa dia sedang berjuang untuk bernapas.

Tanda dan gejala infeksi RSV parah lainnya pada bayi termasuk:

Halaman
1234
Editor: Aji Bramastra
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved