Dahnil Anzar Angkat Bicara soal Rencana Prabowo Temui Jokowi hingga Bentuk Koalisi Baru

Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut pertemuan antara Prabowo Subianto dan presiden terpilih Joko Widodo ( Jokowi) bisa saja dilakukan dalam waktu dekat.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pasangan calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo beserta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berjabat tangan setelah debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. 

TRIBUNSOLO.COM - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, berbicara rencana pertemuan antara Prabowo Subianto dan presiden terpilih Joko Widodo ( Jokowi) bisa saja dilakukan dalam waktu dekat.

Hal itu diungkapkannya kepada wartawan di Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kota Serang, Senin (1/7/2019) sore.

"Segera (bertemu), saya pikir, Pak Prabowo kan sejak awal terbuka untuk komunikasi dengan siapa pun termasuk Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf."

"Pak Prabowo anytime (bertemu), saya pikir, beliau bersedia atau mau bertemu enggak ada masalah, " kata Dahnil dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Namun pertemuan yang dilakukan antara Prabowo dan Jokowi bukan dalam rekonsiliasi.

Istilah rekonsiliasi tidak tepat digunakan lantaran antara keduanya tidak ada konflik. 

Prabowo Angkat Bicara soal Pertemuannya dengan Jokowi: Nanti Diatur

"Kompetisi politik itu bukan konflik jadi menurut saya kata rekonsiliasi tidak tepat digunakan."

"Kalau silaturahmi bisa, tidak ada masalah, silaturahmi saja," ujarnya.

Dahnil juga mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan ke jalur mana Prabowo akan berpihak.

Menurut dia, saat ini ada dua keinginan berbeda di internal koalisi antara menjadi oposisi atau gabung dengan pemerintah.

Soal keputusan tersebut, kata Dahnil, nantinya akan ditentukan sendiri oleh Prabowo.

"Saya pikir masih sangat dinamis tentu secara politik, kita butuh sharing ide, sharing gagasan, sharing power, tapi sisi lain kita butuh sekali oposisi yang kuat," ujar dia. 

Membentuk koalisi baru

Menurut Dahnil saat ini koalisi tengah menyiapkan langkah-langkah politik selanjutnya selanjutnya setelah adanya keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Akbar Tanjung Berharap Jokowi dan Prabowo Segera Lakukan Pertemuan

Di antaranya membentuk koalisi baru dengan nama Kaukus Partai Politik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved