Mahfud MD Tanggapi Kasus Pelawak Qomar: Bisa Dijerat Dua Hukuman dan Mendapat Hukuman Ganda

Mahfud MD angkat bicara soal kasus dugaan pemalsuan surat keterangan lulus yang dilakukan oleh Nurul Qomar.

Mahfud MD Tanggapi Kasus Pelawak Qomar: Bisa Dijerat Dua Hukuman dan Mendapat Hukuman Ganda
ISTIMEWA
Kolase Qomar dan Mahfud MD 

Dalam KUHP tentang Pemalsuan Surat, Pasal 263 Ayat 2 memang menyatakan bahwa barang siapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan dapat dikenai hukuman pidana.

Qomar bisa kehilangan ijazah dan jabatan rektornya

Selain itu, menurut Mahfud MD, ijazah Qomar akan dibatalkan.

Juga jabatan rektor yang diemban Qomar bisa dinyatakan batal.

"Dari sudut hukum administrasi ijazah yang diperolehnya harus dibatalkan," kata Mahfud MD.

"Kemudian juga jabatan rektor batal," imbuhnya.

"Antara batal dan dibatalkan itu beda."

"Kalau batal itu artinya dianggap tidak pernah menjadi rektor sehingga harus berhenti seketika."

"Kalau dibatalkan artinya sejak itu harus ada proses-proses baru untuk melakukan tindakan hukum yang benar."

Perjalanan Kasus Baiq Nuril: Dari Tahun 2012, Pendapat Hukum Mahfud MD hingga Debat soal Amnesti

Jika ijazah yang dipalsukan ada dua (S2 dan S3), apakah hukumannya menjadi ganda?

Halaman
1234
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved