Mahfud MD Tanggapi Kasus Pelawak Qomar: Bisa Dijerat Dua Hukuman dan Mendapat Hukuman Ganda

Mahfud MD angkat bicara soal kasus dugaan pemalsuan surat keterangan lulus yang dilakukan oleh Nurul Qomar.

Mahfud MD Tanggapi Kasus Pelawak Qomar: Bisa Dijerat Dua Hukuman dan Mendapat Hukuman Ganda
ISTIMEWA
Kolase Qomar dan Mahfud MD 

Menurut Mahfud MD, pelaku yang memalsukan dua ijazah bisa dikenakan hukuman ganda.

Karena ijazah tersebut dibuat di waktu yang berbeda.

"(Hukumannya) sendiri-sendiri kan itu dilakukan secara berbeda," kata Mahfud MD.

"Kalau dikeluarkan di saat yang sama ya satu."

"Tapi nanti bisa dilihat, masak dilakukan pada saat yang sama."

"Kan tanggalnya pasti beda, kalau S1 dan S2 tahunnya kan beda," imbuh Mahfud MD.

Perlu diketahui pula, dalam Pasal 69 Ayat 1 UU No. 20 Tahun 2003 disebutkan pengguna ijazah palsu dipidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 500 juta.

Simak keterangan lengkap Mahfud MD di bawah ini.

Kesaksian Ketua Yayasan Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus) Brebes

Mantan pelawak grup Empat Sekawan sekaligus mantan Rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus) Brebes, Nurul Qomar, menjalani sidang lanjutan atas kasus dugaan pemalsuan surat keterangan lulus (SKL) S2 dan S3 di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Senin (8/7/2019).

Halaman
1234
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved