91 PAUD di Sukoharjo Penuhi Indikator Ramah Anak
Menurut Direktur YSKK, Kangsure Suroto, sebagian besar lembaga PAUD di Kabupaten Sukoharjo telah memenuhi indikator ramah anak.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) melakukan uji coba penilaian indeks PAUD Ramah Anak.
Menurut Direktur YSKK, Kangsure Suroto, sebagian besar lembaga PAUD di Kabupaten Sukoharjo telah memenuhi indikator ramah anak.
Hasil penilaian ini sejalan dengan ditetapkannya Kabupaten Sukoharjo sebagai Kabupaten Layak Anak dengan Predikat Pratama.
"Tentu kami sangat mengapresiasinya, dari 32 lembaga PAUD yang tersebar di 12 kecamatan di Sukoharjo, 91 persennya telah memenuhi indikator PAUD Ramah Anak," katanya saat mengisi seminar di Rumah Makan Embun Pagi, Kamis (25/07/2019).
Menurutnya, Indeks PAUD Ramah Anak diukur berdasarkan empat aspek, yakni kebijakan PAUD Ramah Anak, kurikulum dan program, sarana dan prasarana, serta pendidik dan tenaga pendidik dengan total 70 indikator.
• Ribuan Ibu dan Anak Usia PAUD di Sukoharjo Membuat Celengan dari Bahan Bekas
Penyusunan instrumennya merujuk pada kebijakan terkait sekolah ramah anak yakni Permen PP dan PA No.08 tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak, Peraturan Daerah Sukoharjo nomor 3 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.
Selain itu, ada Workshop Pengembangan Indeks PAUD Ramah Anak yang diselenggarakan pada 5-6 April 2018.
Hasil uji instrumen juga menunjukkan indikator masing-masing aspek yang memiliki tingkat pemenuhan tertinggi.
Yakni lembaga PAUD memiliki pembelajaran toilet training pada aspek Kurikulum dan Program, pendidik menyampaikan laporan hasil penilaian setiap anak didik kepada Kepala Sekolag/PAUD dan orang tua secara berkala pada aspek Pendidik dan Tenaga Pendidik.
Serta dilihat juga dari lantai ruang belajar/kelas tidak licin/kesat, letak tempat cuci tangan terjangkau oleh anak, dan akses menuju lembaga PAUD mudah (seperti lokasi bisa dijangkau dengan sepeda motor) pada aspek Sarana dan Prasarana.
• Dinas Pendidikan Solo Salurkan Bantuan untuk PAUD Terdampak Pembangunan Jembatan Kembar Tirtonadi
"Seratus persen dari 32 lembaga PAUD yang menjadi responden telah memenuhi beberapa indikator tersebut."
"Selain itu, indikator pada aspek Kebijakan PAUD Ramah Anak dengan tingkat pemenuhan tertinggi adalah memiliki kebijakan atau komitmen tertulis terkait jaminan makanan dan minuman sehat yang beredar di lingkungan sekolah," terangnya.
Sedangkan, indikator dengan pemenuhan terendah terdapat pada aspek Sarana dan Prasarana yakni terkait ketersediaan jalur evakuasi bencana yang dikenali semua warga sekolah/lembaga PAUD.
"Hampir semua Lembaga PAUD belum memiliki jalur evakuasi bencana, menurut responden Sukoharjo terhitung wilayah yang aman karena tidak ada gunung maupun laut."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/diskusipaud-ramah-anak-di-rumah-makan-embun-pagi-kamis-25072019.jpg)