Berita Boyolali Terbaru
Teror Teletong Sapi di Boyolali, Polresta Boyolali Masih Lakukan Penyelidikan
Pelaku teror kotoran sapi yang 'menghantui' perawat dan karyawan RSUD Pandan Aran Boyolali hingga kini belum ditangkap.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pelaku teror kotoran sapi yang 'menghantui' perawat dan karyawan RSUD Pandan Aran Boyolali hingga kini belum ditangkap.
"Saat ini masih penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto, Senin (2/9/2019) siang.
"Masih penyelidikan karena belum ada saksi yang mengarah ke pelaku," katanya.
• Banyaknya Korban Teror Teletong Sapi Boyolali, Pihak Rumah Sakit Himbau Pegawai Tak Pulang Sendiri
Selain itu, tidak adanya CCTV saat kejadian berlangsung.
Rata-rata pelaku teror memang mengincar wanita yang sendirian saat pulang ke rumah.
Total ada 9 korban yang telah melaporkan dan kesemuanya merupaka staf dari RSUD Pandan Aran Boyolali.
Dari pelaporan awal pada 29 Juli 2019 hingga kini, pelaku belum juga tertangkap.
Mulyanto juga membeberkan bahwa hingga kini belum ada korban yang kembali melaporkan pelemparan tersebut.
"Sampai saat ini belum ada korban lagi yang melapor," katanya.
• Korban Teror Teletong Sapi Boyolali Tak Punya Dendam Pribadi
Pengaduan pertama korban dimulai pada 21 Juni 2019 hingga berlanjut dan paling akhir terjadi yakni 13 Agustus 2019.
Pelemparan kotoran sapi tersebut sempat viral di media sosial.
Hingga adanya laporan secara resmi dari pihak rumah sakit Pandan Aran Boyolali ke Polres Boyolali.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/korban-teror-kotoran-sapi-di-boyolali.jpg)