Revisi UU KPK

Polemik Revisi UU KPK, Laode M Syarif Tantang Fahri Hamzah Buktikan Ucapan Soal Permintaan Pimpinan

"Minta Pak Fahri Hamzah tunjukan saja surat permintaan internal KPK tersebut," ujar Laode kepada wartawan.

Polemik Revisi UU KPK, Laode M Syarif Tantang Fahri Hamzah Buktikan Ucapan Soal Permintaan Pimpinan
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. 

TRIBUNSOLO.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif meminta Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membuktikan ucapannya bahwa usulan revisi Undang-Undang KPK berasal dari internal KPK.

"Minta Pak Fahri Hamzah tunjukan saja surat permintaan internal KPK tersebut," ujar Laode kepada wartawan, Jumat (6/9/2019).

Menurut Laode, Fahri Hamzah telah membohongi publik bila tak bisa menunjukan surat permintaan tersebut.

"Kalau dia tidak bisa menunjukan surat permintaan itu, berarti dia melakukan pembohongan publik, dan memutarbalikan fakta," katanyam dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Haslinda Dengar Suara Tangisan Pukul 02.00, Ternyata Suara Bayi Dikubur Hidup-hidup di Kolong Rumah

Laode mengatakan pimpinan DPR harus bicara berdasarkan fakta dan tidak menyebarkan kebohongan.

"Kasihan masyarakat," tandasnya.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengatakan persetujuan merevisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sudah lama disampaikan Presiden Joko Widodo.

Fahri Hamzah juga mengatakan, pimpinan KPK sudah lama menyetujui revisi UU KPK karena merasa ada yang salah dalam UU yang berlaku saat ini.

Polemik Revisi UU KPK, Fadli Zon Beralasan untuk Kuatkan KPK

Pernyataan Fahri Hamzah

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menepis tuduhan sejumlah pihak yang menyebut revisi Undang-Undang Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dikerjakan senyap oleh DPR.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved