Berita Sukoharjo Terbaru
Modus Tawarkan Penggandaan Uang, Komplotan Perampok di Sukoharjo ini Nekat Rampok Warga Malang
Delapan orang komplotan perampok, berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polsek Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Delapan orang komplotan perampok, berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polsek Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Mereka diamankan karena merampok seorang warga Malang, Jawa Timur berinisial R (40) di Solo Baru, Grogol, Sukoharjo pada 28 Agustus lalu.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, delapan pelaku yang diamankan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Demak dan kelompok Solo.
"Kelompok Demak ada HB, TA, EP, dan EB, sementara kelompok Solo ada S, TH, W, dan BA yang dikepalai oleh W," katanya saat konfresi pers di Mapolres Sukoharjo, Kamis (12/9/2019).
Kejadian bermula, saat W menawarkan bisa menggandakan uang kepada kenalannya bernama R yang merupakan petani kopi asal Malang.
• Modus Ingin Menikahi, Pria Ngaku TNI ini Berhasil Bawa Lari Kendaraan Milik Korban di Boyolali
Usai korban terbujuk oleh tawaran korban, korban bertemu W di Solo Baru, Sukoharjo.
"Korban menjanjikan bisa menggandaikan uang dengan perbandingan 1:3 kepada korbannya," imbuhnya.
Diketahui, korban menawarkan uang yang tidak terigistrasi di BI, yang bisa disebut uang palsu, namun W sebenarnya tidak memiliki uang tersebut.
Koban datang bersama kedua temannya dan bertemu korban di SPBU Solo Baru, dan sempat mengambil uang di mesin ATM sebesar Rp 30 juta.
"Setelah korban membawa uang, W mengajak korban kesuatu tempat, W ikut didalam mobil korban," terangnya.
• Dua Bersaudara Ini Bunuh Pria di Palembang, Sang Kakak Serahkan Diri, Adik Ditembak di Kaki
Setelah melalui jalan sepi di belakang hotel Fave Solo Baru, teman W yang sudah bersiap memepet mobil korban dengan dua mobil rentalan.
"Saat melintasi jalan di belakang hotel Fave Solobaru, teman korban sudah menunggu dan memepet mobil korban dan merampok korban," jelasnya.
W dengan membawa uang Rp 30 juta seolah-olah diculik komplotan perampok tersebut, salain itu, para komplotan perampok ini juga mengambil sejumlah barang di dalam mobil.
Korban bersama dua orang temannya tidak berdaya, karena komplotan perampok tersebut juga melakukan tindakan kekerasan.
• Operasi Patuh Candi 2019 Berakhir, Satlantas Karanganyar Tindak 4.222 Pelanggar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kapolres-sukoharjo-akbp-iwan-saktiadin-tengah-saat-menunjukan-barang-bukti.jpg)