Ini Bahaya Minum Air dari Botol Air Minum yang Terpapar Sinar Matahari

Air maupun sinar matahari sama-sama merupakan komponen penting yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi vital tubuh.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
(SHUTTERSTOCK)
botol plastik 

Sebab, karbon dioksida dalam air dipenuhi oleh migrasi kimia.

Meski begitu, studi yang dilakukan pada 2008 menunjukkan bagaimana tingkat panas ekstrem dapat meningkatkan pelepasan antimon (kontaminan yang diatur) dalam botol PET.

Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat pernah menyatakan, antimon dalam dosis ekstrem bisa menjadi racun.

Para peneliti kemudian meneliti pelepasan antimoni tersebut pada suhu berbeda.

Suhu selama musim panas, suhu di dalam mobil, suhu pada ruangan tertutup, serta garasi dinilai bisa meningkat hingga 65 derajat Celcius (di Arizona).

Pengungsi Kabut Asap di Posko Kesehatan DPW PKS Provinsi Riau Terus Bertambah

Suhu tersebut bisa meningkatkan pelepasan antimon dari botol PET.

Tapi, hanya sedikit antimon dalam botol PET yang dilepaskan ke dalam air.

Pada 2014, para ilmuwan menemukan tingkat antimon dan BPA yang tinggi pada botol air PET di Cina.

Kemudian pada 2016, para ilmuwan di Meksiko menemukan jejak antimon dalam air.

Untuk kedua studi tersebut, air sama-sama dites pada kondisi di atas suhu 65 derajat Celcius dan hasilnya lebih buruk.

Menurut Asosiasi Air Botol Internasional, botol air idealnya disimpan pada suhu yang sama dengan suhu ketika disimpan di toko atau supermarket dimana botol itu dijual.

Sebagai opsi yang lebih aman, minumlah air dari gelas kaca, tembaga atau baja karena lebih minim risiko kesehatan. (Nabilla Tashandra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Botol Air Minum Terpapar Matahari Berdampak Buruk bagi Kesehatan"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved