Kabut Asap Di Riau Dinilai BNPB Sudah Sangat Berbahaya

Kabut asap masih menyelimuti Riau merupakan imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Kabut Asap Di Riau Dinilai BNPB Sudah Sangat Berbahaya
ANTARA FOTO/RONY MUHARRMAN
Pengendara menembus kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, Kamis (12/9/2019). Kota Pekanbaru menjadi salah satu wilayah di Provinsi Riau yang terpapar kabut asap karhutla di mana dalam tiga hari belakangan ini kabut asap semakin parah dirasakan masyarakat di kota itu 

TRIBUNSOLO.COM – Kebakaran hutan dan lahan di Riau, Pekanbaru menimbulkan kabut asap pekat yang menutupi sejumlah wilayah.

Kabut asap masih menyelimuti Riau merupakan imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebanyak 23 Penerbangan di Samarinda Dibatalkan Akibat Kabut Asap Makin Parah

Saat dikonfirmasi terkait kondisi kabut asap di Provinsi Riau, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Agus Wibowo mengatakan kondisi karhutla terutama di Riau sudah parah.

Pasalnya selain terjadi di hampir sebagian wilayah, juga ada kiriman kabut asap dari Sumatera Selatan.

"Kalau titik api (Riau) tidak terlalu banyak, tapi gede-gede.

Soal kabut asap, ini sudah sangat bahaya.

Asap itu kan berbahaya," ujarnya.

Agus menambahkan, kualitas udara yang buruk dengan pekatnya kabut asap, imbuhnya mempunyai dampak yang cukup banyak, terutama bagi anak-anak.

Karena itu, sudah ada edaran dari Dinas Kesehatan untuk meliburkan sekolah guna menghindari adanya aktivitas di luar rumah agar terhindar atau menghidurp asap yang berbahaya tersebut.

"Kemarin kualitas udaranya sampai 360 lebih, itu kan membahayakan," papar dia.

Halaman
12
Editor: Eka Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved