Berita Solo Terbaru
Warga Solo ini Justru Bikin Aksi Mendukung Revisi UU Korupsi, Ini Alasan Mereka
Warga Solo ini Bikin Aksi Mendukung Revisi UU Korupsi, Ini Alasan Mereka. "Ada yang mendukung dan menolak, kami yang mendukung," kata Bambang Saptono
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Revisi UU KPK menjadi barang panas dalam pembicaraan publik dan tokoh masyarakat.
Kebanyakan, banyak yang menyayangkan adanya revisi UU KPK ini, yang dinilai merupakan akal-akalan untuk melemahkan kinerja KPK.
• Dian Sastrowardoyo Protes soal Revisi Rancangan KUHP, Dinilai Ngaco dan Makin Meringankan Koruptor
• Mahfud MD: Revisi UU KPK sudah Disahkan, Tidak Bisa Diperdebatkan Lagi
Tapi, sekelompok warga Solo ini justru punya pemikiran sebaliknya.
Bila kebanyakan demo menentang revisi UU KPK, maka sekelompok warga di Solo ini berdemo mendukung revisi tersebut.
Mereka menggelar aksi di Plasa Manahan Solo, Jumat (20/9/2019).
Koordinator Aksi Bambang Saptono mengatakan, setelah revisi undang-undang KPK tersebut disahkan ada pro dan kontra.
"Ada yang mendukung dan menolak, kami ini yang mendukung," papar Bambang Saptono, Jumat (20/9/2019).
Menurut Bambang aksi ini dilakukan dengan simbol peti mati karena setelah Revisi undang-undang KPK diyakini Lembaga Antirasuah tersebut akan makin kuat.
Berdasarkan hal tersebut nantinya korupsi akan mati dan ditaruh dalam peti kemudian di kubur dalam.
Ada beberapa orang yang mengikuti aksi ini selain Bambang.
Mereka ketika menggelar aksi di Plasa Manahan Solo juga membawa spanduk dukungan untuk revisi UU KPK dan bunga tabur simbol kematian korupsi.
"Kami yakin ini akan memperkuat fungsi KPK," papar Bambang.
Bagi mereka yang tidak setuju menurut Bambang hanya lantaran belum memahami isi revisi.
"Nanti jadi tugas DPR untuk melakukan sosialisasi agar masyarakat paham," kata Bambang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/warga-solo-ini-bikin-aksi-mendukung-revisi-uu-korupsi-ini-alasan-mereka.jpg)