Berita Solo Terbaru
MGMP Jateng Gelar Pelatihan Guru SMK, Upgrade Cara Mengajar Agar Siswa Interaktif
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Jawa Tengah bersama Jakarta Sales Academy menyelenggarakan pelatihan guru SMK.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
"Setelah mereka memahami flipped classroom, kemudian diajarkan membuat konten, karena itu harus ada," terang Dedy.
"Setelah itu belajar di depan smartphone dan diajak buat kuis interaktif yang menarik seperti di video," tambahnya.
Dedy mengatakan, penggunaan buku kurang disukai murid-murid dari generasi Z.
"Anak-anak yang diajarkan bapak/ibu guru adalah generasi z ndak suka buku, sukanya visual berhubungan teknologi, suka inovasi, suka yang konkret dan mereka kritis," kata Dedy
"Mau ndak mau bikin video, bapak/ibu merasa takut, mereka takut ndak bisa bikin video," ungkap dia.
Ibaratnya, lanjut Dedy, para guru perlu menyesuaikan gaya mengajar dengan gaya generasi Z.
"Anak nonton kita bikin visualnya, jangan kasih vuku ndak dibaca," tutur Dedy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/mgmp-jateng11.jpg)