Marak Bullying, Ini Beberapa Cara untuk Menghindarkan Anak dari Cyberbullying

eperti bullying atau perisakan biasa, cyberbullying juga harus terus diperangi. Cyberbullying pun bisa dialami semua kalangan, termasuk tokoh publik

Marak Bullying, Ini Beberapa Cara untuk Menghindarkan Anak dari Cyberbullying
(OcusFocus)
Ilustrasi cyber bullying 

TRIBUNSOLO.COM -  Seperti bullying atau perisakan biasa, cyberbullying juga harus terus diperangi. 

Cyberbullying pun bisa dialami semua kalangan, termasuk tokoh publik sekalipun.

Sebagai orangtua, kita memiliki tanggung jawab yang besar dalam mengontrol cara anak untuk menggunakan Internet serta perangkatnya.

Sempat Menjadi Korban Bullying, Marion Jola Kerap Stres hingga Menangis dan Migrain

Sebab, bukan tak mungkin, anak kita  terlibat sebagai pelaku cyberbullying.

Cyberbullying adalah penyalahgunaan Internet untuk melecehkan, mengancam, mempermalukan, dan mengejek orang lain.

Tidak seperti bullying atau perisakan fisik maupun verbal, cyberbullying tidak membutuhkan pertemuan tatap muka, serta tanpa melibatkan kekuatan fisik.

Cyberbullying adalah tindakan perisakan yang bisa dilakukan semua orang, asal mereka memiliki koneksi internet serta perangkat seperti telepon pintar.

Orang yang melakukan cyberbullying bisa bersifat anonim, sehingga mereka kerap tak memiliki rasa khawatir untuk teridentifikasi.

Tindakan cyberbullying juga bisa terjadi 24 jam atau sepanjang waktu.

Selain itu, sebagai dampaknya, korban akan terus mengalami perisakan di berbagai tempat, tidak hanya di dunia maya, melainkan juga kehidupan nyata.

Halaman
1234
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved