Awas, Ini Akibatnya Jika Sikat Gigi Hanya Sekali Sehari

Pentingnya sikat gigi dua kali sehari tentu bukan hal asing lagi. Anjuran ini sudah kita dengar sejak kecil. Lagipula, ini bukan hanya tentang keber

Editor: Reza Dwi Wijayanti
(thinkstock/miya227)
Ilustrasi menyikat gigi 

TRIBUNSOLO.COM -  Pentingnya sikat gigi dua kali sehari tentu bukan hal asing lagi. Anjuran ini sudah kita dengar sejak kecil.

Lagipula, ini bukan hanya tentang kebersihan, menyikat gigi secara rutin juga dapat membantu melindungi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Oleh sebab itu, meski tergoda untuk melewatkan sesi menyikat gigi – karena kamu terlalu lelah dan mengantuk setelah pulang kerja, usahakan untuk melawan rasa malas itu dan sikat gigimu hingga bersih sebelum tidur.

“Hal terburuk yang akan terjadi jika kamu melewatkan sikat gigi adalah kamu bisa sakit gusi. Tanda pertamanya gusi berdarah saat menyikat gigi,” kata Keith Arbeitman, DDS, dari Arbeitman & Shein Dentistry di Manhattan.

Jadi Favorit Anak, Ternyata Saus Tomat Tak Baik Bagi Kesehatan Anak, Simak Penjelesannya

Umumnya, orang tak akan melewatkan sesi sikat gigi pertama di pagi hari. Tapi, lebih menyepelekan sesi sikat gigi di malam hari sebelum tidur.

Padahal, mengabaikan keharusan menyikat gigi yang kedua, berarti menumpuk sisa makan pagi, makan siang, makan malam, dan camilan di sekitar gigi dan gusi.

"Jika kamu makan makanan manis, berarti kamu memberi hadiah yang disukai oleh bakteri di gigi," kata Arbeitman.

"Lalu, kamu membiarkan bakteri itu sepanjang malam tinggal di dalam mulut. Jika hal ini sering terjadi, bukan tak mungkin kamu akan kehilangan gigi dan mungkin harus memertimbangkan implant,” imbuhnya.

Arbeitman melanjutkan, selama tetap berpegang pada jadwal menyikat gigi sekali sehari, hanya ada peluang tipis kamu terbebas dari penyakit gusi sepenuhnya.

Penumpukan plak yang menyebabkan penyakit gusi, membutuhkan waktu setidaknya 24 jam untuk berkembang.

“Jadi, jika kamu menyikat gigi dua kali sehari, kamu akan mengganggu bakteri-bakteri di mulut sebelum mereka mendapat kesempatan untuk membuat ‘kekacauan’ di gusimu,” jelasnya.

Gigi menjadi rapuh memang sesuatu yang pasti terjadi, terutama jika hanya menyikat gigi di pagi hari.

Jika muncul satu lubang pada salah satu gigi, dokter gigi tentu akan menambalnya.

Sayangnya, tambalan tidak bertahan selamanya.

Gigi-gigi itu akhirnya harus ditambal ulang dan setiap kali itu terjadi, dokter terpaksa harus mengebor lebih dalam dan selanjutnya pada satu titik kamu akan kehilangan gigi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved