AHY Batal Jadi Menteri, Hubungan SBY dan Megawati Kembali Diungkit

Prayitno mengatakan, upaya Partai Demokrat untuk mendapat jatah kursi terhalang oleh restu Megawati.

Editor: Hanang Yuwono
Biro Pers Istana Kepresidenan/Rusman
Presiden Jokowi menyalami dan mempersilakan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY untuk mengambil tempat yang disediakan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM -- Presiden Jokowi telah melantik 38 menteri dan pejabat setara menteri untuk mengisi Kabinet Indonesia Maju, pada Rabu (23/10/2019).

Dua di antara beberapa sosok yang gagal jadi menteri di antaranya adalah Tetty Paruntu dan AHY.

Tetty Paruntu dikabarkan gagal akibat pernah diperiksa KPK, sementara AHY mungkinkah terganjal restu Megawati?

Pada Senin (21/10/2019) hingga Selasa (22/10/2019), Presiden Jokowi memanggil sejumlah nama yang diprediksi kuat menjadi calon menteri di kabinet barunya.

PAN Siap Jadi Oposisi yang Kritis untuk Pemerintahan Jokowi-Maruf

Dari sejumlah nama yang datang, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu atau banyak dikenal Tetty Paruntu juga hadir.

Pada Senin (21/10/2019), Tetty Paruntu menjadi perempuan pertama yang datang ke Istana jelang pengumuman menteri.

Tetty datang dengan mengenakan kemeja putih lengkap dengan kaca mata yang dipakainya.

Namun, hingga sejumlah tokoh lain keluar dari Istana, sosok Tetty Paruntu tak kunjung keluar.

Gibran Rakabuming Mantap Maju Pilkada Solo 2020 lewat PDI-P

Tetty Paruntu ternyata keluar lewat pintu yang berbeda hingga tak diketahui oleh wartawan.

Kehadiran dan kepulangan Tetty Paruntu akhirnya menimbulkan tanda tanya.

Pihak Istana melalui Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Mahmudin, sebelumnya menyatakan Tetty Paruntu bukanlah calon menteri.

Tetty Paruntu dikabarkan diusulkan dari Partai Golkar.

Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Stadion Manahan Solo Jadi Kandiat Venue Laga

Namun, saat dikonfirmasi, Tetty Paruntu menegaskan bahwa dirinya datang karena undangan dari Mensesneg Pratikno.

“Saya itu diminta datang oleh Pak Pratikno. Ini masih saya simpan pesannya di WhatsApp."

"Pesan beliau masuk pukul 22:27 WIB. Emangnya saya gila datang ke Istana tanpa diundang,” cerita Tetty dalam wawancara khusus dengan Ilham Bintang, Senin (21/10/2019) malam dikutip dari Wartakotalive.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved