Breaking News:

Mahfud MD Jawab Said Didu yang Menyebutnya Ambil Alih Tugas Menteri Agama

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Mahfud MD, menanggapi cuitan sahabatnya, Said Didu.

Penulis: Noorchasanah Anastasia Wulandari | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana, presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

Jawabannya karena Minggu libur.

Kalau mau ditukar aja, Jum'at yg libur dan minggu masuk kantor maka mungkin tdk perlu Mesjid ada di sktr Kantor.

Ingat tdk semua Kantor punya Mesjid," lanjut Said Didu.

Soal Mahfud MD Datang Ke Istana & Akui Diminta Jadi Menteri, Pengamat: Ini Pilihan Jokowi Pribadi

Tak berhenti di situ, Said Didu kembali menanggapi sebuah artikel Wamenag Zainut Tauhid yang melaporkan lebih dari 32 akun media sosial ke Polda Metro Jaya.

"Ini tertukar lagi.

Wamenag ambil alih tugas Menkoinfo, Menag ambil tugas BNPT, Menkopolhukam ambil tugas Menag.

Au ah elap," tulis Said Didu lagi.

Mahfud pun kemudian menanggapi cuitan tersebut.

Mahfud bercerita jika ada rekannya yang meminta izin kepadanya untuk melaporkan beberapa akun yang menyebut dirinya melarang ucapan kafir.

Tanggapan Jusuf Kalla soal Wacana Penghapusan Istilah Kafir

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini membantah hal tersebut.

"Ada jg teman minta izin akan laporkan beberapa akun yg bilang sy melarang bilang kafir di masjid. Itu bohong besar.

Sy setiap hr membaca surat Kahfi, Surat Waqiah, dan Kafirun.

Di situ ada kata kafir lbh 10 kali.

Yg sy soal itu "mengkafirkan" orng yg hny beda pendapat dan madzhab," tulis Mahfud.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved