Berita Sukoharjo Terbaru

15 Dalang Cilik Meriahkan Hari Dalang Nasional di Alun-alun Sukoharjo, Didoakan Jadi Dalang Terkenal

Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Sukoharjo yang bekerjasama dengan Kemendikbud menggelar pagelaran wayang dengan dalang cilik.

15 Dalang Cilik Meriahkan Hari Dalang Nasional di Alun-alun Sukoharjo, Didoakan Jadi Dalang Terkenal
TribunSolo.com/Agil Tri
Anak-anak menyaksikan gelaran Hari Dalang Nasional 2019 di Alun-alun Setya Negara Sukoharjo, Kamis (7/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Sukoharjo yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sukoharjo menggelar pagelaran wayang dengan dalang cilik.

Pagelaran ini dalam rangka memperingati Hari Dalang nasional 2019 di Alun-alun Setya Negara Sukoharjo, Kamis (7/11/2019).

Menurut Kepala Kemendikbud Sukoharjo, Darno, ada sebanyak 15 dalang cilik dari Sukoharjo yang turut memeriahkan pagelaran ini.

"Sebelum pagelaran, kita tadi lakukan arak-arakan dari Budi Sasono menuju Alun-alun untuk menyemarakan acara," katanya.

Dia sangat mengapresiasi dengan adanya dalang-dalang cilik yang berasa dari Kabupaten Sukoharjo, sebagai bagian dari uri-uri budaya.

"Dari kecil tetap ditumbuhkembangkan, semoga mereka bisa jadi dalang terkenal dan legendaris," harapnya.

Cerita Dalang Cilik Sukoharjo, Terinspirasi dari Ayah hingga Kini Mahir Bawakan Cerita Pewayangan

Tim Riset Dosen FSRD ISI Surakarta Kembangkan Wayang Beber Sebagai Ikon Wisata Kabupaten Pacitan

Untuk memberikan kesempatan bagi dalang cilik ini, pihaknya berencana menggelar lomba festival dalang cilik pada tanggal 23 November.

Selain itu, untuk melatih bakat dalang cilik, setiap sebulan diselenggarakan pagelaran dalang cilik di gedung Gelar Potensi Sukoharjo.

"Diluar festival atau lomba, komunitas menggelar pagelaran wayang sebulan dua kali di gelar potensi, hal ini untuk memberikan kesempatan dalang cilik ini untuk tampil dan belajar," jelasnya.

Menurutnya, wayang kulit memiliki nilai-nilai yang luar biasa, sehingga anak bisa belajar dari karakter wayang.

"Tokoh pewayangan memiliki berbagai karakter, ada yang baik, nasionalis, mandiri, gotong royong, yang bisa dijadikan pembelajaran karakter bagi anak," jelas dia.

Bahkan dalam pagelaran ini, selain melibatkan belasan dalang cilik, pihaknya juga melibatkan puluhan anak SD untuk menonton. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved