ACT Buat Lumbung Pangan Wakaf di Blora: Produksi 10 Ton Beras per Hari hingga Sediakan Beras Gratis
ACT meluncurkan Lumbung Pangan Wakaf yang bisa memproduksi 10 ton beras berkualitas super sekaligus melepas Humanity Rice Truck Jawa Tengah.
Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO, BLORA -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Lumbung Pangan Wakaf yang bisa memproduksi 10 ton beras berkualitas super sekaligus melepas Humanity Rice Truck Jawa Tengah, Rabu (4/12/2019).
Lumbung Pangan Wakaf terpusat di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, yang merupakan kawasan satelit atau perbatasan antara Jateng dengan Jawa Timur (Jatim).
Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin menerangkan, Lumbung Pangan Wakaf di Blora yang sudah dirintis 30 bulan itu merupakan pertama di Provinsi Jateng.
"Kami konsen membangun layanan kemasyarakatan berbasis pangan, satu di antaranya lumbung ini," ungkapnya.
Acara launching disaksikan pimpinan teras ACT pusat hingga Jateng-DIY, Asisten I Pemkab Blora Purwadi Setyono dan pejabat Kecamatan Cepu, Danramil, Kapolsek serta kelurahan.
Ahyudin yang juga Presiden Global Islamic Philanthropy itu memaparkan, pendirian Lumbung Pangan Wakaf di Blora akan diikuti di wilayah-wilayan lain.
Di antaranya di Kulon Progo DIY, Lamongan Jatim, Karawang Jabar, Serang Banten, Aceh, Sumatera Selatan (Sumsel) hingga Sumatera Barat (Sumbar).
• Gelar Hari Bahagia Nasional, ACT Ajak Masyarakat Berbelanja Sambil Berbagi
"Tahun ini target kami 10 lumbung pangan yang menyediakan beras gratis untuk masyarakat," ungkapnya.
Adapun pemilihan Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora menurut dia, karena di kawasan tersebut cukup strategis, gabah petani melimpah hingga mudah hingga kerjasama banyak pihak.
"Lumbung Pangan Wakaf berdiri di lahan 2.300 meter, ada bangunan, mesin-mesin huller seperti penggalingan padi hingga tenaga," aku dia.
Dikatakan, Lumbung Pangan Wakaf mampu memproduksi 10 ton sehari yang membeli ganah petani di kawasan Cepu.
"Baru 10 ton, kalau sebelum operasi penuh bisa 300 ton, kami sudah rintis sejak 30 bulan lalu hingga saat ini kami launching," aku dia.
Adapun Lumbung Pangan Wakaf yang memiliki 10 ton atau 100.000 kilogram beras setiap hari bisa membantu 2.000 kepala keluarga (KK) membutuhkan, khususnya di Blora.
• Cerita Keluarga Asal Solo Raya yang Ketakutan saat Kerusuhan Wamena, Dibantu ACT Solo Pulang ke Solo
"Semua diberikan gratis..tis, tidak boleh diperjualbelikan, bahkan berasnya kualitas super," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/act-luncurkan-lumbung-pangan-wakaf.jpg)