Breaking News:

Rektor IAIN Solo Korban Fake Chat

Chat 'Nakal' Pijat Plus-plus Tersebar, Rektor IAIN Solo Sebut Ada Pihak yang Ingin Menjatuhkannya

Rektor IAIN Surakarta, Mudofir Abdullah, menduga kasus screenshot chat 'nakal' berisi pertanyaan pijat plus-plus untuk menjatuhkan dirinya.

Kolase TribunSolo.com/Istimewa
Screenshot chat hoaks yang tampilkan nomor Rektor IAIN Surakarta, Mudofir Abdullah. 

Pihaknya mengatakan, soal chat kotor yang dibuat seolah-olah dikirimkan oleh dirinya tersebut dibuat seseorang menggunakan aplikasi fake chat.

Mudofir mengatakan, aplikasi ini mudah diunduh di PlayStore.

Soal Chat Nakal Tanya Pijat Plus, Rektor IAIN Solo Sebut Dibuat Rekayasa Aplikasi Fake Chat

"Tapi hati-hati, kepalsuannya mudah dilihat, apalagi jenis HP berbeda misal antara Samsung dan iPhone," kata Mudofir.

"Pake aplikasi fake chat, nomor siapapun bisa diisi dan ditulis," tambah Mudofir.

Sebelumnya, viral beredar gambar tangkap layar atau screenshot chat WhatsApp nomor tidak dikenal dengan foto profil Rektor IAIN, Mudofir Abdullah.

Pada foto yang beredar, chat berisi tentang pertanyaan jasa pijat plus.

Dalam screenshot chat tersebut nomor dengan foto profil Rektor IAIN Surakarta Mudofir tersebut awalnya menanyakan tarif untuk pijat plus.

"Kalau boleh tahu berapa tarifnya," tulis pesan nomor dengan foto Rektor IAIN Surakarta tersebut.

Rektor IAIN Solo Bantah soal Chat Nakal Tanya Pijat Plus, Menduga Screenshot Disebar Perorangan

"Dan di mana biasanya," tambah nomor tersebut bertanya.

Kemudian dibalas dengan penjelasan tarif dari pijat biasa sampai harga pijat plus dalam percakapan tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved