Sering Alami Rontok Rambut? Ini Penjelasan Kondisi Kesehatanmu, Penyebab dan yang Harus Dilakukan

Saat sedang melakukan keramas atau mencuci rambut sering kali melihat helai demi helai rambut yang berjatuhan, bahkan menyumbat saluran air.

Tayang:
KOMPAS.COM
Ilustrasi menyisir rambut. 

Pasalnya menggunakan sisir bergigi kecil dapat menyebabkan kerusakan dan berisiko mencabut lebih banyak rambut.

Rambut rontok juga bisa menjadi pertanda trauma - seperti menarik dan menyentaknya saat menyisir rambut atau terus-menerus mengikat rambut dengan model kuncir kuda yang ketat.

Jika memungkinkan, cobalah untuk membiarkan rambut terurai sesering mungkin, hindari terlalu sering menyentuhnya dan jangan gunakan ikat rambut karet.

Selain itu, batasi penggunaan blow dryer, curling, dan flat iron.

Jika kamu tidak bisa hidup tanpa alat penata rambut ini, gunakan semprotan termal untuk melapisi serat di rambut untuk membantu melindunginya.

Selain panas alat-alat tersebut, panas matahari juga dapat merusak rambut, jadi pakailah topi ketika harus berada di luar ruangan.

Masih khawatir dengan kondisi rambut?

Ingat, ada dua tipe kerontokan rambut. Kerontokan rambut yang merupakan fase normal siklus hidup rambut dan kerontokan rambut ketika rambut berhenti tumbuh.

Kerontokan rambut kronis atau berlebihan, disebut telogen effluvium, dapat menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh.

Kemungkinan penyebab kerontokan rambut di antaranya:

- Mengalami masa yang sangat menegangkan (perceraian, kematian, atau PHK).

- Melahirkan dan perubahan hormon.

- Penyakit (seperti penyakit tiroid atau gangguan gizi).

- Penurunan berat badan atau diet.

- Obat.

(Kompas.com / Bestari Kumala Dewi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Normalnya Berapa Banyak Helai Rambut yang Rontok dalam Sehari?",

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved