Pilkada Solo 2020
Gibran Dituding Pernah Golput di Pilkada Solo 2015 oleh Paguyuban, Relawan Beraksi, Ini Tanggapannya
Relawan Kancane Gibran Gess (Kagege) menilai keberatan dengan tuduhan golongan putih (golput) yang dialamatkan kepada Gibran Rakabuming Raka.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Relawan Kancane Gibran Gess (Kagege) menilai keberatan dengan tudingan golongan putih (golput) yang dialamatkan kepada Gibran Rakabuming Raka oleh Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu.
Keberatan disampaikan karena putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituduh golput dalam Pilkada Solo 2015 lalu.
Juru Bicara Kagege, Imelda Yuniati menuturkan, relawan menganggap biasa penyampaian keberatan tersebut.
"Biasa aja, yang keberatan terlalu berlebihan karena tidak ada undang-undang yang dilanggar Mas Gibran dalam proses Pilkada sekarang," tutur Imelda kepada TribunSolo.com, Rabu (11/12/2019).
Imelda menambahkan, politisi muda PDI-P itu tidak menggunakan hak pilihnya karena ada agenda luar kota waktu itu.
"Setahu saya waktu itu Mas Gibran ada agenda luar kota, menurutku, ya biasa aja," ujar Imelda.
Imelda menilai, tidak menggunakan hak pilih bukan merupakan tindakan yang melanggar hukum.
• Pakai Kaus Putih & Tampil Santai Sembari Santap Soto di Pasar Gading Solo, Gibran Sebut Sotonya Enak
• Gibran Blusukan Jelang Pilkada Solo 2020, Pengamat UNS : Dia Masih Ukur Dirinya Diterima Atau Tidak
"Soal tidak menggunakan hak pilih juga tidak melanggar hukum," katanya.
Namun Kagege tidak akan merespon secara berlebihan keberatan yang disampaikan Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu.
"Itu hak mereka juga untuk menolak atau ngapain saja, meskipun itu, ya, menurutku terlalu berlebihan," ucap Imelda.
Sebelumnya, Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu mengirimkan surat Keberatan Pencalonan Gibran sebagai Wali Kota Solo 2020 pada partai politik (Parpol) di Solo.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Paguyuban Warga Solo Peduli Pemilu, Johan Syafaat Mahanani, dalam jumpa pers terhadap wartawan, Selasa (10/12/2019).
Johan mengatakan, mereka keberatan dengan pencalonan Gibran Rakabuming Raka lantaran pada Pilkada Solo 2015 tidak menggunakan hak suaranya (golput).
• Mirip Gaya Jokowi saat Nyalon, Gibran Blusukan Bahkan Sowan ke Sahabat Ayahnya Gus Karim
• Gibran Rakabuming Pilih Tanggal Cantik untuk Mendaftar Calon Wali Kota Solo di DPD PDI-P
"Ini soal etika saja, kami tidak menolak namun keberatan," terang Johan, Selasa (10/12/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/posko-gibran.jpg)