Breaking News:

Driver Gojek Demo Maxim

Tak Hanya di Solo, Tarif Maxim di Balikpapan dan Lampung juga Diprotes

Selain di Solo, aksi penolakan tarif murah Maxim juga terjadi di Balikpapan dan Lampung.

DOK. MAXIM
Ilustrasi driver ojek online Maxim yang kini juga merambah ke Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selain di Solo, aksi penolakan tarif murah Maxim juga terjadi di Balikpapan dan Lampung.

Kasubdit Angkutan Perkotaan Direktorat Angkutan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, B Wahyu H mengatakan, ada total tiga kasus protes tarif Maxim di Indonesia.

Tiga kasus tersebut sudah termasuk di Kota Solo.

"Kalau soal kasus serupa tarif Maxim di daerah lain ada tiga daerah," jelas B Wahyu H saat berkunjung ke Solo.

Penolakan tarif murah Maxim ini terjadi di Balikpapan, Lampung, dan Solo.

Didemo karena Tarif Terlalu Murah, Pihak Maxim Solo Hanya Bisa Tunggu Jawaban Kantor Pusat

Berdasarkan hal tersebut pihaknya sudah menindaklanjuti agar Maxim melakukan penyesuaian tarif sesuai aturan pemerintah.

Pihaknya mengaku, saat ini melakukan koordinasi dengan Kementerian Kominfo untuk memberikan surat teguran pada Maxim.

"Izin Aplikasi ada di Kominfo," papar B Wahyu H, Jumat (20/19/2019).

Wahyu mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan bentuk surat pada Kementerian Kominfo.

Nantinya, pihak yang menegur adalah Kominfo sebab izin aplikasi masuk wewenang mereka.

Driver Ojol Geruduk Kantor Dishub Solo, Ngotot Cabut Izin Maxim Sebelum Samakan Tarif

Sementara itu, soal penyesuian tarif ini Kementerian masih memberikan kesempatan pada Maxim untuk membuktikan bahwa mereka tidak melanggar Permenhub No 12 tahun 2019.

Setelah tenggat waktu yang diberikan seperti yang tertuang pada nota dinas dan pihak Maxim tidak mengindahkan mereka akan melanjutkan dengan memblokir langsung aplikasi.

Namun, pemblokiran akan melalui surat ke Kominfo juga dimana wewenang ada di Kementerian tersebut.

"Semuanya melalui proses dan butuh waktu dan melihat perkembangan terlebih dahulu," terang Wahyu. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved