Soal Dugaan Korupsi PT Asabri, Menhan Prabowo: Sungguh Tega Ada Pihak yang Permainkan Uang Prajurit

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tidak habis pikir ada pihak yang tega mempermainkan uang prajurit.

Soal Dugaan Korupsi PT Asabri, Menhan Prabowo: Sungguh Tega Ada Pihak yang Permainkan Uang Prajurit
Gita Irawan/Tribunnews.com
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Jumat (13/12/2019) pukul 12.49 WIB. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tidak habis pikir ada pihak yang tega mempermainkan uang prajurit.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo Subianto ketika dirinya pertama kali menerima laporan dugaan korupsi senilai Rp 10 triliun lebih di PT Asabri.

Diketahui, asset PT Asabri yang mencapai Rp 35 triliun lebih berasal dari potongan 4,75 persen setiap bulan dari gaji pokok prajurit TNI dan PNS TNI baik yang berada di Mabes TNI, Angkatan Darat, Laut, Udara maupun yang di Kementerian Pertahanan.

"Awal mendengar dan menerima laporan terkait kasus Asabri beliau (Prabowo) tak habis pikir ada yang tega mempermainkan uang prajurit," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (13/1/2020).

PA 212 Sebut Prabowo Lembek soal Natuna, Begini Tanggapan Menhan yang Juga Dibela Fadli Zon

Menurut Dahnil, Prabowo Subianto sedang mempelajari kasus tersebut sambil menunggu laporan lengkap dari Kementerian BUMN, Manajemen PT ASABRI, dan hasil audit terhadap perusahaan pelat merah tersebut.

Dahnil mengatakan, Prabowo juga mendukung proses hukum tegas apabila nantinya memang terbukti ada korupsi.

"Proses hukum dengan tegas bila terbukti memang ada korupsi, di sisi lain bagi Menhan yang paling utama adalah dana prajurit tidak terganggu dan aman," kata Dahnil, dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Sebelumnya, Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku mendengar ada isu korupsi dalam tubuh PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PT ASABRI) dengan nilai yang diduga lebih dari Rp 10 Triliun.

Ditanya Soal Sikap Prabowo di Konflik Natuna, Jawaban Fadli Zon Buat Najwa Shihab Senyum-senyum

"Saya mendengar ada isu korupsi di ASABRI yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).

Mahfud MD mengatakan akan memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam waktu dekat terkait hal tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved