Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Keraton Agung Sejagat di Klaten

5 Fakta Terungkapnya Kerajaan Agung Sejagat Cabang Klaten, Ada Prasasti dan Seragam Mayor Jenderal

5 Fakta Terungkapnya Kerajaan Agung Sejagat Cabang Klaten, Ada Prasasti dan Seragam Mayor Jenderal

ISTIMEWA
Pendiri Keraton Agung Sejagat, Totok Santoso, saat diperiksa di Polda Jateng. 

TRIBUNSOLO.COM - Kraton Agung Sejagat (KAS) ciptaan pria bernama Totok Santoso kembali bikin heboh, setelah diketahui juga membuka 'cabang' di Klaten.

Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana, Kamis (16/1/2020).

Kerajaan Agung Sejagat Juga ada di Klaten, Polisi Temukan Seragam Berpangkat Mayor Jenderal

Seusai Diperiksa Polisi, 3 Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Irit Bicara

Lalu, bagaimana temuan polisi di Klaten?

Berikut 5 fakta hasil pemeriksaan sementara Polres Klaten :

1. Pengikut Lebih Sedikit

Menurut Iskandar, Keraton Agung Sejagat tidak hanya ada di Purworejo, namun juga ada di Klaten dengan nama kerajaan serupa.

Hanya saja, pengikutnya memang lebih sedikit daripada yang ada di Purworejo.

Dari hasil pemeriksaan, ada 29 orang yang diduga jadi pengikutnya.

2. Periksa Tiga Pengikut

Tiga orang yang menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat (KAS), diperiksa polisi pada Kamis (16/1/2020) di Polres Klaten.

Ketiga orang tersebut diklarifikasi terkait keikutsertaannya di kelompok tersebut.

Tiga orang yang diperiksa itu adalah dua wanita dan satu pria.

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso, SIP melakukan pengecekan pengikut Keraton Agung Sejagat di Polsek Prambanan, Kamis (16/1/2020).
Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso, SIP melakukan pengecekan pengikut Keraton Agung Sejagat di Polsek Prambanan, Kamis (16/1/2020). (TRIBUNSOLO.COM/ISTIMEWA)

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com ada tiga orang yang diamankan namun tidak ditahan dan hanya dimintai keterangan.

Pemeriksaan dilakukan Polres Klaten tersebut hanya Klarifikasi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Islandar Fitriana mengatakan, benar ada pemeriksaan dari Polres Klaten pada tiga orang tersebut.

Pemeriksaan dilakukan untuk klarifikasi dan tidak ada penahanan.

"Masih diperiksa di Polres Klaten, ada tiga yang diperiksa," papar Kombes pol Iskandar, Kamis (16/1/2020).

3. Ada Prasasti dan Istana Para Menteri

Polisi juga menemukan adanya batu prasasti dan istana atau tempat pertemuan para menteri dengan anggota kerajaan.

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com di lapangan, tiga orang yang diperiksa anggota Polres Klaten adalah sebagai pengikut.

Mereka mengikuti kegiatan tersebut sudah sejak lama.

Mereka juga memiliki seragam khas Keraton Agung Sejagat dan memiliki jabatan di wilayah Klaten ini.

Dari temuan polisi ada batu prasasti dan tempat pertemuan para menteri dengan anggota kerajaan di rumah para pengikut Keraton Agung Sejagat itu.

4. Temuan Seragam Berpangkat Jenderal

Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja.
Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja. (ISTIMEWA/Facebook)

Kepolisian, juga menemukan seragam yang dipakai oleh Kerajaan Agung Sejagat dan Kartu Identitas Kraton pada seorang pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten

Ada tanda pangkat mayor jenderal yang ditemukan di seragam itu.

Diketahui ada tiga orang yang diperiksa, yakni dua wanita dan satu pria.

Dari pemeriksaan itu diketahui, ada temuan seragam kebesaran Keraton Agung Sejagat, di rumah seorang warga.

"Iya mereka diperiksa ada tiga orang," papar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana dihubungi TribunSolo.com, Kamis (16/1/2020).

Selain itu, ditemukan juga Kartu Identitas Kraton.

5. Diduga di Sekitar Candi Prambanan

Diduga, markas kerajaan palsu bikinan Toto Santoso ini ada di sekitar Candi Prambanan.

Pasalnya, para saksi, diperiksa di Polsek Prambanan, Klaten.

Tiga orang yang menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten keluar dari ruang pemeriksaan Satreskrim Polsek Prambanan, Klaten, sekitar pukul 20.00 WIB.

Ada dua wanita dan satu pria yang keluar dari ruangan tersebut.

Satu pria keluar melewati jalur depan dan dua wanita keluar dari jalur belakang dan mengambil sepeda motor.

Dua wanita tersebut enggan banyak bicara.

Keduanya memilih meninggalkan ruangan dengan cepat.

Mereka juga tidak memperkenalkan diri mereka.

"Kita sudah capai dari tadi, maaf kami sudah berikan keterangan pada polisi semuanya silakan tanya pihak kepolisian," kata seorang wanita sambil mengendarai motornya, Kamis (16/1/2020) malam. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved