Info Kesehatan

Terlalu Multitasking Ternyata Bisa Memicu Depresi, Ini Penjelasannya

Meski begitu, pola makan sehat--dengan definisi banyak buah-buahan, sayur, ikan, dan gandum utuh--adalah kebiasaan yang baik.

THINKSTOCKPHOTOS
Ilsutrasi orang depresi. 

Heitler mencontohkan aktivitas yang tidak disukai banyak orang, seperti berbicara kasar dengan keras.

"Berada di sekitar orang-orang yang mengirimkan energi negatif adalah sebuah masalah. Ini bisa membuat kita merasa sedih," ungkapnya.

Jadi, usahakan lebih banyak membentuk hubungan pertemanan dengan orang-orang yang merespons positif apa yang kita lakukan alih-alih terus-menerus mempertanyakan keputusan yang kita ambil.

Dengan begitu, kita akan mendapatkan pandangan yang positif dan menurunkan risiko depresi.

5. Kurang melihat sesuatu yang "hijau"

Tinggal di perkotaan membuat kita dikelilingi banyak fasilitas.

Mulai dari beragam makanan yang enak hingga transportasi publik yang lengkap.

Namun, terlalu banyak menghabiskan waktu di area perkotaan bisa berdampak pada suasana hati kita.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Central Institute of Mental Health di University of Heidelberg, tinggal di kota besar kerap terkait dengan stres dan penyakit mental tingkat tinggi.

Bagi para penduduk kota besar, cobalah menghindari dampak buruk tersebut dengan sesekali berjalan-jalan ke taman atau perdesaan untuk melihat alam dan beristirahat dari kesibukan kota.

Jika pergi ke luar kota tidak memungkinkan, Heitler menyarankan untuk menanam tanaman di area terbuka sekitarmu untuk menjaga suasana hati tetap positif.

"Ada energi positif yang diberikan tanaman dan alam," ujarnya. 

Tips Mengurangi Stres Kerja, Salah Satunya Ingat Apa yang Kalian Suka

5 Tips Ampuh Menjaga Tubuh Tetap Fit Sebelum Liburan, Perhatikan Tingkat Stress hingga Atur Jadwal

5. Tidur terlalu larut

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Cognitive Therapy and Research pada 2014 menemukan, orang-orang yang tidur terlalu larut sering kali memiliki pikiran negatif kronis sepanjang hari. Kebiasaan ini kerap dikaitkan dengan depresi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved