Penghapusan Tenaga Honorer

Pemkab Sukoharjo Ungkap Jika Ratusan Tenaga Honorer yang Direkrut Selama Ini Membantu Kerja ASN

Pemkab Sukoharjo belum terburu-buru menanggapi rencana penghapusan tenaga honorer.

Pemkab Sukoharjo Ungkap Jika Ratusan Tenaga Honorer yang Direkrut Selama Ini Membantu Kerja ASN
TribunSolo.com/Agil Tri
Pembangunan gedung terpadu 10 lantai yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp 25,6 miliar untuk kantor Pemkab Sukoharjo di Jalan Jenderl Sudirman. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemkab Sukoharjo belum terburu-buru menanggapi rencana penghapusan tenaga honorer.

Sekda Sukoharjo Agus Santosa mengatakan dia masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Menurutnya, tenaga honorer ini cukup membantu kerja aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

"Kita tidak bisa memungkiri hampir seluruh OPD merekrut THL karena jumlah ASN pensiun dan meninggal dunia sangat banyak," kata Agus kepada TribunSolo.com, Rabu (29/1/2020).

Ditambah lagi bagi OPD-OPD yang bersinggungan langsing terhadap pelayanan masyarakat seperti Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pendidikan.

Jika aturan itu jadi diberlakukan oleh pemerintah, dia berharap ada kebijakan khusus terkait hal itu.

"Jika wacana itu jadi, tentu kami berharap ada solusi dan kebijakan khusus terkait hal itu," harapnya.

Tenaga Honorer Dihapus, Pemkab Sukoharjo Sebut Khawatir karena Banyak Gunakan Jasanya, Ada 543 Orang

Dihadiahi Sepatu dan Motor Baru, Inilah Kisah Panji Sosok Guru Honorer Bergaji Rp 300 Ribu

Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo, Ahmad Fajar Romdhoni menambahkan, perekrutan honorer dilakukan oleh masing-masing OPD untuk memenuhi kebutuhan pegawai yang ada.

"Pemkab hanya memiliki data tenaga honorer kategori II (K2) sebanyak 543 orang," imbuhnya.

Viral Aksi Pegawai Honorer yang Disuruh Berendam dalam Selokan, Ini Komentar Sandiaga Uno

Miris Honorer DKI Disuruh Masuk Got Agar Kontrak Diperpanjang pada 2020, Lurah Jelambar Diperiksa

Keberadaan tenaga honorer ini menurut Fajar sangat dibutuhkan di OPD Pemkab Sukoharjo, sebab setiap tahun ada ASN yang purna tugas atau pensiun, dan belum ditambah lagi jika ada ASN yang meninggal dunia.

Kekosongan kursi ASN karena pensiun terus bertambah seiring kebijakan moratorium perekrutan CASN oleh Pemerintah Pusat selama hampir empat tahun.

Dengan kondisi ini salah satu upaya memenuhi kebutuhan pegawai yang kurang adalah dengan OPD mengangkat THL atau honorer.

"Jadi kalau honorer atau THL dihapus kami tidak tahu nantinya akan menjadi seperti apa, karena selama ini THL ini memenuhi kebutuhan pegawai OPD," tutupnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved