Berita Sukoharjo Terbaru

Polres Sukoharjo Terbebas dari Praperadilan Kasus Perampasan yang Diduga Libatkan Oknum Polisi

Gugatan praperadilan yang dilayangkan pihak Bima Saraswati ke Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo tidak diterima hakim tunggal.

Polres Sukoharjo Terbebas dari Praperadilan Kasus Perampasan yang Diduga Libatkan Oknum Polisi
TribunSolo.com/Agil Tri
Pengacara Bima terkait kasus perampasan dan penggelapan di Sukoharjo, Badrus Zaman. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Gugatan praperadilan yang dilayangkan pihak Bima Saraswati ke Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo tidak diterima hakim tunggal, Indriani saat pembacaan putusan, Senin (3/2/2020).

Praperadilan tersebut karena kasus dugaan perampasan kendaraan yang latar belakangi masalah utang piutang yang melibatkan dua oknum anggota polisi.

Dalam sidang yang berlangsung singkat di PN Sukoharjo, hakim Indriani, juga tidak dapat menerima eksepsi yang disampaikan oleh pihak Polres Sukoharjo selaku termohon.

Menurut pengacara Bima, Badrus Zaman, gugatan pra peradilan ini dilayangkan karena pihaknya menilai tidak adanya perkembangan atas aduan yang dia laporkan ke Polres Sukoharjo.

Dia juga tidak kaget dengan hasil putusan sidang yang dibacakan oleh hakim di PN Sukoharjo hari ini.

"Sejak awal kami sudah memprediksi bahwa permohonan pra peradilan yang kami lakukan ini tidak dapat diterima, karena kewenangan PN dalam menerima gugatan pra peradilan itu yang jelas terbatas," katanya.

"Sedangkan untuk tindakan tidak berjalannya penyidikan yang belum ada penetapan tersangka, penggeledahan, penyitaan, dan pemeriksaan surat-surat tidak dijelaskan dalam KUHP, siapa yang berwenang memeriksa apabila terjadi pelanggaran dalam tindakan tersebut," jelasnya.

Polres Sukoharjo Dipraperadilankan karena Laporan Perampasan yang Diduga Libatkan Oknum Polisi

Gugatan Praperadilan Keluarga Korban Tabrak Lari Overpass Manahan Solo Ditolak, Ini Alasannya

Kendati demikian, Badrus merasa saat ini laporan yang dilayangkan ke Polres Sukoharjo telah ada perkembangan, usai dirinya menempuh langkah praperadilan.

"Begitu sidang pra peradilan pertama digelar, Bima selaku pelapor kemudian baru diperiksa," aku dia.

"Itu baru dilakukan sebagai awal rangkaian penyelidikan," ungkapnya.

Saling Lapor Soal Kasus Perampasan Mobil di Sukoharjo, Pengacara Bima Tantang Adu Data dengan Dina

Buntut Kasus Dugaan Perampasan Mobil oleh Oknum Polisi di Sukoharjo, Ada Bantahan dari Rival Pelapor

Meski demikian, dia ingin polisi segera menindak lanjuti laporannya tersebut, agar jelas statusnya.

Menurutnya polisi harus melanjutkan perkara untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dua oknum polisi yang diduga telah merampas mobil milik Bima.

"Kalau perkara ini tidak jalan, maka kami akan menggugat lagi, karena prosedur hukumnya seperti itu," aku dia.

"Apalagi ini mobil yang dirampas informasinya dititipkan di Polresta Solo, padahal kejadiannya jelas di wilayah hukum Polres Sukoharjo," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved