Rekomendasi PDIP untuk Pilkada Solo 2020
Ini Sosok Politikus Cantik Dinar yang Disebut Kantongi Rekomendasi Dampingi Gibran di Pilkada Solo
Sosok yang disebut sebagai pendamping Gibran Rakabuming Raka, yakni adik ipar Seno Gede, Dinar Retna Indrasari, berikut ini tanggapannya.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tidak hanya nama Gibran Rakabuming Raka yang disebut dalam broadcast atau pesan berantai penerima rekomendasi sebagai Calon Wali Kota Solo dari Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri untuk Pilkada 2020.
Tetapi ada nama 'baru' pendamping Gibran sebagai Calon Wakil Wali Kota Solo, meski selama ini tidak melakukan pendaftaran, baik di tingkat DPC PDIP maupun ke DPD PDIP Jawa Tengah di Semarang.
Ya, nama itu adalah Dinar Retna Indrasari.
Siapakah sosok perempuan tersebut?
Dinas merupakan pendatang baru di dunia politik, karena baru saja terpilih sebagai anggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP.
Dia menjadi calon legislatif (caleg) terpilih Dapil V Solo dengan jumlah sebanyak 9.220 suara sah.
Bahkan perempuan 42 tahun ini dikenal menjadi sosok 'berpengaruh' karena merupakan adik ipar politisi senior PDIP asal Boyolali, Seno Kusumoharjo (Seno Gede).
Saat dimintai konfirmasi terkait pesan yang beredar soal 'pengumuman rekomendasi' itu, Dinar enggan berkomentar banyak.
Apalagi, sumber pesan tersebut menurt dia sampai saat ini tidak diketahui kebenarannya.
Dinar memilih memilih menanti keputusan resmi partai.
• Beredar Pesan Berantai Rekomendasi Wali Kota Solo Jatuh ke Gibran, Ini Tanggapan DPC PDIP Solo
• Pesan Berantai Rekomendasi Wali Kota Solo Jatuh ke Gibran, Relawan Tak Percaya: Sumbernya Anonim
"Kita sama-sama menunggu saja," ujar Dinar kepada TribunSolo.com, Minggu (9/2/2020).
Saat ditanya kesiapannya jika memang harus mendampingi putra Presiden Jokowi Gibran, Dinar enggan berandai-andai.
Meskipun beberapa waktu lalu namanya sempat mencuat dalam bursa calon wali kota dan calon wakil wali kota.
Apalagi Dinar menjadi salah satu politisi baru yang namanya bertengger di antara Achmad Purnomo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa.