Berita Sukoharjo Terbaru

Sempat Tak Diakui, Yayasan Kasultanan Karaton Pajang Berdamai dengan Pihak Petilasan Kasultanan?

Di Dukuh Sonojiwan, Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo berdiri dua bangunan Kasultanan Keraton Pajang.

Sempat Tak Diakui, Yayasan Kasultanan Karaton Pajang Berdamai dengan Pihak Petilasan Kasultanan?
TribunSolo.com/Agil Tri
Konsultan dan penasehat YKKP, Andi Budi Sulistijanto. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUSOLO.COM, SUKOHARJO – Di Dukuh Sonojiwan, Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo berdiri dua bangunan Kasultanan Keraton Pajang.

Meski sama-sama menggunakan nama Kasultanan Keraton Pajang, namun dua bangunan tersebut rupanya saling bertolak belakang. 

Petilasan Kasultanan Karaton Pajang (PKKP) terletak berdampingan dengan Yayasan Kasultanan Karaton Pajang (YKKP) yang dipimpin Suradi dengan bergelar Sultan Prabu Hadiwijaya Khalifatullah IV.

Kedua bangunan hanya dibatasi pagar tembok tinggi, dengan pintu masuk YKKP berupa gerbang besar. 

Sementara PKKP berupa gapura dengan sepasang arca Gupala di depannya.

Menurut konsultan dan penasehat YKKP, Andi Budi Sulistijanto pihaknya siap membuka dan memfasilitasi agar tidak ada perbedaan lagi denga PKKP.

"Sinergitas harus dijaga, kami siap memfasilitasi jika perlu tokoh-tokoh dan Pemerintah Kabupaten kita undang untuk menyatukan dua hal yang berbeda," katanya saat ditemui Minggu (9/2/2020).

Dia mengatakan, keterbukaan YKKP telah ditunjukan dengan beberapa dokemntasi yang melibatkan gambar pada PKKP, dan komunikasi yang telah dilakukan.

Dukung Kegiatan Keraton Pajang, Pemkab Sukoharjo sebut Bukan Keraton Abal-abal

Dengan bersatunya YKKP dan PKKP, dia melihat akan membuahkan hal positif bagi wisata di Sukoharjo, dan mampu menggerakan perekonomian warga sekitar.

"Sinergitas ini penting, jadi wisatawan bisa bisa mengunjungi situs di KYYP maupun beribadah di masji yang ada di YKKP ini," terang dia.

"Dan nanti dampaknya juga kepada perekonomian masyarakat sekitar, bisa menjual sovenir maupun kuliner, dan menyediakan jasa parkir," jelasnya menekankan.

Kasultanan Keraton Pajang Gelar Haul Joko Tingkir: Amanah untuk Menghidupkan Kembali Budaya

Selain dampak ekonomi dan wisata, masyarakat akan bisa lebih teredukasi dengan sekarang Keraton Pajang.

Asisten Administrasi Umum Sekda Sukoharjo, Eko Adji Arianto mewakili Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menambahkan, keberadaaan keraton sebagai sejarah bangsa harus dipertahankan sebagai salah satu identitas budaya.

"Jika ada masalah-masalah, mari kita selesaikan bersama-sama," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved