Breaking News:

Pilkada Klaten 2020

Dikhianati PDI-P, Golkar Klaten Rangkul Demokrat untuk Lawan Sri Mulyani

Sempat dikhianati PDI Perjuangan Klaten, Partai Golkar mencoba merangkul Demokrat untuk melawan, Sri Mulyani di Pilkada Klaten 2020.

(Tribun jogja/Muhammad Fatoni)
Ketua DPC Partai Demokrat Klaten, One Krisnata bersama Ketua Partai Golkar Klaten. Yoga Hardaya dan jajaran pengurus bersepakat untuk koalisi menghadapi Pilkada Klaten 2020. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sempat dikhianati PDI Perjuangan Klaten, Partai Golkar mencoba merangkul Demokrat untuk melawan,  Sri Mulyani di kontestasi Pilkada Klaten 2020.

DPD I Partai Golkar Kabupaten Klaten bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Klaten menandatangi nota kesepakatan koalisi kedua partai di Resto Merapi, di Jalan Merapi, Gayamprit, Kec. Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Kamis (27/2/2020) malam.

Golkar dan Demokrat Klaten Bersatu, Siapkan Calon Unggul Tumbangkan Jago PDIP di Pilkada Klaten 2020

Acara ini dihadiri Pengurus DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, serta pengurus harian kedua parpol.

Saat pidatonya, Ketua DPD I Golkar, Yoga Hardaya, mengaku partainya sudah tidak lagi bekerja sama dengan PDI-P.

"Kami sudah tidak lagi bekerja sama dengan PDI-P," akui Yoga.

Bakal Calon Bupati Klaten One Krisnata Kian Optimistis Tatap Pilkada 2020

Yoga mengatakan, alasannya Golkar memutuskan koalisi PDI-P dan Golkar.

"Saat kami menyerahkan berkas kami ke mereka, tidak ada tindak lanjut lebih seperti pembuatan MoU,"

Sebelumnya Golkar berkoalisi dengan PDI-P Klaten, Kamis (19/9/2019).

Golkar Klaten Tinggalkan PDI-P, Pengamat Politik: Sah-sah Saja

Saat itu, Golkar mengusung Yoga Hardaya mendamping Sri Mulyani dalam Pilkada 2020.

Tetapi pada saat turunnya rekomendasi, nama Yoga tak muncul di rekomendasi DPP PDIP.

Pada akhirnya di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Klaten, Golkar adakan rapat harian di kantornya, Jumat, (21/2/2020).

PDIP Klaten Berencana Bentuk Koalisi Besar dengan Beberapa Partai

Saat itu mereka memutuskan untuk "cerai" dengan PDI-P. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved