Berita Sukoharjo Terbaru

Pemkab Sukoharjo Masih Miliki Utang Proyek Pasar Ir Soekarno Lebih dari Rp 6 Miliar

Pembangunan Pasar Ir Soekarno Sukoharjo ternyata masih meninggalkan sengketa.

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Pasar Ir Soekarno Sukoharjo, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Pembangunan Pasar Ir Soekarno Sukoharjo ternyata masih meninggalkan sengketa. 

Dibangun sejak 2012 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo masih memiliki utang pembangunan pasar tradisional terbesar di Sukoharjo itu kepada pengembang PT Ampuh Sejahtera.

Sesuai dengan putusan PN Sukoharjo no 11/Pdt.G/2014/PN.Skh tanggal 20 Oktober 2014, Pemkab Sukoharjo wajib membayar sejumlah uang sebesar Rp 6,214 miliar ditambah bunga 6 persen per tahun terhitung sejak 2013.  

Hanya Ditambal Pakai Karung Pasir, Warga Weru Sukoharjo Berharap Tanggul Situri Diperbaiki Permanen

Menurut komisaris PT Ampuh Sejahtera, Alim Sugiantoro, pascainkrah keputusan PK (peninjauan kembali) yang diajukan Pemkab Sukoharjo pada 2018, pihaknya telah melakukan penagihan. 

PT Ampuh diketahui memenangkan gugatan atas Pemkab Sukoharjo.

Putusan yang berkekuatan hukum tetap sesuai Putusan MA RI no 326K/PDT/2016 tanggal 27 Juni 2016. Jo Putusan PT Semarang no 69/Pdt/2015/PT. Smg tanggal 25 Mei 2015 Jo Putusan PN Sukoharjo no 11/Pdt.G/2014/PN.Skh tanggal 20 Oktober 2014. 

Putuskan Pensiun Dini dari Guru SD, Wiwaha Siap Tantang Paslon PDI-P di Pilkada Sukoharjo

“Kami sudah melakukan penagihan, kemudian disusul dengan melayangkan gugatan eksekusi, tapi sampai saat ini belum ada perkembangan,” katanya kepada awak media, Selasa (10/3/2020).

Terpisah, Sekda Pemkab Sukoharjo, Agus Santosa mengatakan Pemkab Sukoharjo siap membayar kekurangan proyek pembangunan pasar kita Sukoharjo.

Menurutnya, Pemkab sudah menyiapkan anggaran untuk membayar hutang tersebut pada tahun anggaran 2020. 

Diduga Sosialisasi Yel-yel Paslon Bupati-Wabup 2020, PNS Sukoharjo Bakal Dipanggil Lagi oleh Bawaslu

"Sudah dianggarkan tahun ini." 

"Tapi ada sejumlah hal yang juga wajib dipenuhi PT Ampuh," tandasnya. 

Pada tanggal 23 Januari 2020 kemarin, Pemkab Sukoharjo mengirimkan surat kepada PT Ampuh untuk memenuhan kewajiban PT Ampuh merujuk rekomendasi LHP BPK. 

Bocah SD 12 Tahun di Sukoharjo Rela Jualan Cilok Bantu Ekonomi Keluarga 

Surat tersebut menyebutkan bahwa pekerjaan PT Ampuh atas proyek pasar tidak sesuai hingga ada sejumlah dana yang harus dikembalikan ke kas daerah. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved