Canggih, Inilah Software dan Kamera yang Dipakai Jokowi untuk Rapat Online dengan Menteri
Tak melihat siapa orangnya virus corona juga memberikan dampak langsung pada Presiden Indonesia Joko Widodo.
“Sudah EOL (end-of life),” imbuh Bayu.
Logitech kini memiliki tawaran perangkat-perangkat serupa yang lebih baru, seperti PTZ 2 Pro dan seri Rally yang sama-sama merupakan kamera video conference.
Untuk perangkat lunaknya, layar dalam foto unggahan Jokowi memperlihatkan antarmuka yang mirip dengan software buatan Zoom, penyedia aneka alat dan layanan untuk konferensi jarak jauh.
Zoom mampu mengakomodir hingga ratusan partisipan dalam video conference. Perusahaan ini juga menyediakan layanan khusus untuk kalangan pemerintahan dengan keamanan yang ditingkatkan lewat enkripsi end-to-end.
Di luar kamera dan software, untuk melakukan video conference masih diperlukan beberapa alat lain, termasuk layar televisi atau monitor, pengeras suara, serta komputer desktop atau laptop.
• Tanggapi soal Lockdown, Jokowi: Kebijakan Lockdown Hanya Bisa Diambil Pemerintah Pusat, Bukan Daerah
Dukungan operator seluler untuk kerja dari rumah
Menanggapi seruan dari pemerintah, setelah rapat koordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, operator seluler di Indonesia menyatakan komitmen mendukung kebijakan work from home (WfH) dengan sejumlah cara.
“Di antaranya, penyediaan bandwidth dan kualitas layanan dengan baik, penangkalan berita hoaks, dan insentif lainnya,” kata Johnny dalam konferensi pers di kantor Kemenkominfo, Senin (16/3/2020).
Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro yang turut hadir dalam konferensi pers mengatakan telah menyiapkan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik akibat banyaknya pengguna yang bekerja atau belajar dari rumah. Namun ia tidak menyebutkan detail berapa kapasitas yang disiapkan.
"Kami jamin di (tim) network persiapkan sebaik mungkin untuk mengantisipasi lonjakan trafik. Karena kami sudah punya datanya, penggunaan rata-rata berapa, kalau ada lonjakan berapa kami sudah hitung," jelas Setyo.
Senada dengan Telkomsel, melalui keterangan resminya, XL Axiata juga menyiapkan jaringan yang memadai di semua wilayah layanan. Mereka juga menyiagakan tim jaringan yang siaga selama 24 jam.
Jika memang terjadi peningkatan trafik yang signifikan, XL Axiata akan meningkatkan kapasitas jaringan.
I Gede Darmayusa, (plt) Chief Teknologi Officer XL Axiata mengatakan hingga saat ini, kapasitas jaringan XL Axita masih bisa menampung kenaikan trafik yang terjadi.
"Peningkatan trafik memang mulai terlihat seiring dengan terus meningkatnya pembicaraan mengenai wabah virus corona di Indonesia dalam beberapa hari terakhir, yang kemudian mulai berkembang wacana untuk bekerja dari rumah dan juga diliburkannya sekolah di berbagai provinsi," jelas Gede.
Gede memperkirakan kenaikan trafik layanan data XL Axiata sekitar 10-15 persen dibanding hari-hari biasa.
• Jokowi Larang Pemerintah Daerah Lakukan Lockdown, Ini Alasan di Baliknya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/presiden-jokowi-melakukan-rapat-terbatas-dengan-sejumlah-menteri.jpg)