Solo KLB Corona

BREAKING NEWS : Hoax, Kabar 3 Warga Solo Dinyatakan Positif Corona, Inilah Fakta Sebenarnya

Warga Kota Solo digegerkan dengan kabar 3 orang dinyatakan positif Corona.

BREAKING NEWS : Hoax, Kabar 3 Warga Solo Dinyatakan Positif Corona, Inilah Fakta Sebenarnya
TribunSolo.com/Dok RSUD dr Moewardi Solo
Ilustrasi : Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menggunakan masker dan pelindung saat meninjau ruang isolasi untuk orang yang terjangkit corona di RSUD dr Moewardi Solo, Rabu (4/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Kota Solo digegerkan dengan kabar 3 orang dinyatakan positif terjangkit Corona.

Kabar tersebut di-share berantai dari satu media sosial satu ke yang lain pada Kamis (19/3/2020), sehingga membuat orang panik.

Namun apa fakta sebenarnya?.

Jalanan Sepi karena Berlakunya KLB Corona, Wali Kota Solo FX Rudy Justru Bersyukur, Begini Alasannya

Lurah setempat, Winarto menceritakan apa yang terjadi di wilayahnya karena tersiar kabar 3 warganya dinyatakan positif Corona.

Dia menceritakan saat dipanggil ke Pemkot Solo dan bertemu Sekda Ahyani.

Saat Corona Juga Membatasi Gelaran Pernikahan, Beginilah Aturan dari KUA Solo Bagi Pengantin

Winarto membantah, jika 3 warganya belum dinyatakan positif Corona, namun masih suspect Corona. 

"Kami belum tahu hasilnya," tutur dia kepada TribunSolo.com.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika saat itu pada Rabu (18/3/2020) malam ada sejumlah petugas berpakaian alat pelindung serba putih dan super lengkap dari RSUD Dr Moewardi Solo membawa warganya.

"Dia itu merupakan seorang ibu berumur sekitar 49 tahun," aku dia.

BREAKING NEWS : Warga Solo yang Meninggal di Ruang Isolasi RSUD dr Moewardi Positif Corona

Winarto menceritakan dirinya sempat didatangi beberapa petugas beberapa hari yang lalu. 

"Patugasnya mengatakan kepada saya, pak warganya ini mau tidak mau harus kami ambil," kata dia. 

"Ia juga mengatakan sudah kami siapkan mobil kesehatannya, saya hanya sebagai wilayah ya siap, kemudian saya kondisikan,  jangan sampai mengumpulkan orang banyak," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved