Breaking News:

Pasien Corona Asal Sukoharjo Meninggal

BREAKING NEWS: 1 Pasien Suspect Corona Asal Sukoharjo Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo

Seorang warga asal Sukoharjo suspect Corona meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo hari ini, Kamis (19/3/2020).

EPA-EFE/STR
Ilustrasi - Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang warga asal Sukoharjo suspect Corona meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo hari ini, Kamis (19/3/2020).

Camat setempat, Bagas Windaryatno membenarkan soal kabar adanya warga Sukoharjo yang suspect Corona meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi hari ini.

"Iya benar ada warga yang meninggal hari ini," kata Bagas, Kamis (19/3/2020).

Dua Pasien PDP Corona di Klaten Masih Dirawat, Satu Pasien Diperbolehkan Pulang

Waspada Penyebaran Virus Corona, Bandara Adi Soemarmo Pasang Stiker Jaga Jarak

Bupati Jekek: Pasien Positif Corona Asal Wonogiri yang Meninggal Langsung Dimakamkan sesuai Prosedur

Dia mengatakan, begitu mendapatkan kabar tersebut langsung melaporkan ke Bupati Sukoharjo.

Terkait dengan pemakaman yang bersangkutan juga akan dilakukan sesuai SOP pasien suspect corona.

"Walaupun masih suspect tapi pemakaman sesuai SOP dari RSUD Dr Moewardi langsung dimakamkan tidak ke rumah dulu," jelas Bagas.

Sementara itu, terkait kegiatan pasien suspect corona asal Sukoharjo yang meninggal adalah di Jakarta.

Dua Pasien Positif Corona yang Meninggal di RS Moewardi Solo Ternyata Sempat Datangi Acara yang Sama

Viral, Curhat Pasien Suspect Corona, Ceritakan Gejala hingga Pemeriksaan yang Dialami

Antisipasi Wabah Virus Corona, 269 Atlet Asean Paragames Berlatih Dipulangkan

"Dia itu aslinya pendatang baru di Sukoharjo, aktivitas sering di Jakarta - Solo seperti itu," jelas Bagas.

Bagas mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

"Imbau melakukan pola hidup yang sehat," katanya.

Ternyata Tidak Hanya Satu Pasien Corona Asal Wonogiri yang Dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo

Warga Wonogiri Positif Corona Meninggal, Pemkab Akan Tracking Siapa Saja yang Pernah Kontak

KRONOLOGI Meninggalnya Pasien Positif Corona Asal Wonogiri yang Dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien positif Corona yang pernah ikut seminar di Bogor, Jawa Barat (Jabar) meninggal dunia saat dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Dr Moewardi Solo, Rabu (18/3/2020).

Dari informasi yang dihimpun, pasien berjenis perempuan berusia 49 tahun itu merupakan warga Kabupaten Wonogiri.

Kabar meninggalnya pasien disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Orang nomor satu di Provinsi Jateng itu mengatakan pasien positif Corona yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo telah tutup usia pada hari ini Rabu (18/3/2020) sore.

"Pasien sempat dirawat selama dua hari di RS Dr Moewardi," kata Ganjar di Puri Gedeh.

Sebelumnya, satu pasien warga Solo yang positif Corona juga meninggal dunia di rumah sakit yang sama.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto, saat dikonfirmasi mengenai hasil pemeriksaan pasien meninggal di RSUD dr Moewardi Solo tersebut menyebutkan, hasil pemeriksaan yang bersangkutan menunjukkan positif Covid-19.

"Iya, terakhir kita ketahui bahwa hasilnya positif ( Covid-19)," kata Yuri, menjawab pertanyaan apakah benar pasien tersebut positif Covid-19, ketika dihubungi Kompas.com Jumat (13/3/2020) pagi.

Namun, ia belum dapat memastikan apakah pasien tersebut ada riwayat perjalanan ke luar negeri.

Selain itu, Yuri juga belum mengetahui secara detail ada berapa pasien positif virus corona di RSUD Dr Moewardi Solo.

"Tapi saya tidak monitor ada berapa pasien positif di RSUD Dr Moewardi," lanjut dia.

Yuri mengatakan, saat ini Dinas Kesehatan Solo tengah melakukan tracking riwayat perjalanan serta siapa saja yang pernah kontak dengan pasien meninggal tersebut.

"Artinya juga harus kita trackking riwayat perjalanan serta siapa saja yang pernah kontak dengan Almarhum. ini yang saat ini sedang dikerjakan oleh Dinkes Solo," kata Yuri.

(*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved