Info Kesehatan

Dikira Gejala Covid-19 Ternyata Bersin Bukan Gejala Virus Corona, Begini Penjelasanya

- Kita juga diminta berkonsultasi melalui hotline 119 ext 9 meski kondisi tubuh sehat, jika memiliki riwayat pernah kontak dengan penderita

Tayang:
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Health.com
Ilustrasi Parno karena Bersin Dikira Gejala Corona 

TRIBUNSOLO.COM - Kemunculan virus corona membuat sebagian dari kita merasa was-was ketika orang yang ada di sekitar kita batuk-batuk atau pun bersin-bersin.

Kita bisa ketakutan, dan langsung menduga mereka terinfeksi corona, serta bisa menularkannya pada kita.

Namun, kita sesungguhnya enggak perlu merasa "parno" alias paranoid, sebab bersin bukanlah gejala umum Covid-19.

Adapun gejala umum Covid-19 adalah demam dan batuk kering. Beberapa gejala lainnya adalah kelelahan, mual, sakit badan, batuk, napas pendek, hingga masalah saluran pencernaan.

Berdasarkan data, gejala-gejala Covid-19 yang dikumpulkan laman Business Insider dari berbagai badan kesehatan resmi, gejala bersin lebih umum terjadi pada orang yang menderita flu biasa (common cold) dan alergi.

Begini Cerita Pasien Sembuh Corona di Solo ke Ganjar: Rutin Minum Ramuan Jamu atau Empon-empon

IDI Solo Pastikan Tak Ada Dokter dan Tenaga Medis di Kota Solo yang Berstatus Positif Corona

Lantas, untuk gejala hidung berair juga terjadi pada penderita common cold dan alergi, dan jarang terjadi pada penderita Covid-19. Kondisi ini pun hanya terkadang dialami oleh penderita flu.

Bagi banyak orang, perubahan cuaca bisa memicu reaksi alergi. Gejala-gejala alergi musiman yang sering terjadi antara lain bersin, hidung tersumbat, dan mata gatal.

Namun, menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap 56.000 pasien Covid-19 di Cina, hidung tersumbat hanya terjadi pada 4,8 persen kasus.

Gejala paling umum Covid-19 yang muncul antara lain demam (pada 87,9 persen kasus yang dipelajari), batuk kering (67,7 persen kasus) dan kelelahan (38,1 persen).

Kendati demikian, tetap saja gejala-gejala Covid-19 yang tumpang tindih dengan gejala penyakit lain menjadi alasan mengapa tes Covid-19 menjadi penting.

Selain itu, seseorang bisa saja mengalami dua kondisi sekaligus, misalnya virus corona dan alergi.

Tetap waspada

Meski begitu, tentu kita harus tetap waspada. Sebab, droplet atau percikan cairan merupakan sumber terjadinya penularan virus, dari orang yang sakit ke orang sehat.

Di tengah kondisi kelangkaan masker bedah saat ini, masyarakat juga bisa menggunakan masker kain sebagai alternatif pencegahan penularan virus.

"(Penggunaan masker berbahan dasar kain) ini lebih baik dibanding tanpa pakai masker."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved