Fakta Dibalik Pembunuhan Gadis ABG di Kalimantan Barat, Dibunuh oleh Tetangga Sendiri

Kepada polisi, pelaku mengaku membunuh korban saat akan pergi menghadiri acara pernikahan di rumah pamannya. Saat di tengah perjalanan itu, korban di

Tayang:
Editor: Reza Dwi Wijayanti
(iStockphoto)
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Warga di Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan pada Minggu (29/3/2020) siang.

Mayat yang diketahui berinisial TN (16), tersebut ditemukan warga pertama kali tergeletak di samping pohon kawasan hutan desa setempat.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, korban diduga menjadi korban pembunuhan.

Setelah melakukan penyelidikan, kini pelaku pembunuhan tersebut sudah berhasil ditangkap polisi. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Larang Keras Desa Lakukan Lockdown Lokal, Bupati Wonogiri: Jangan Asal Ambil Kebijakan

Ramalan Zodiak Besok Rabu 1 April 2020: Gemini Temukan Tujuan Hidup, Pisces di Puncak Kreatif

Hendak jadi pagar ayu

Kejadian tersebut bermula saat korban TN hendak menjadi pagar ayu di acara pernikahan di rumah pamannya yang berjarak 500 meter dari rumahnya.

Namun saat sudah ditunggu keluarga saat acara itu korban tak kunjung datang.

Karena khawatir, keluarga bersama warga kemudian mencari korban.

Sekitar pukul 13.00 WIB, saudara kandung korban, Tris berhasil menemukan TN di semak-semak samping pohon dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Pelaku tetangganya sendiri

Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

Saat melakukan penyelidikan itu, polisi mendapat informasi jika ada salah seorang tetangga korban berinisial UH (23) yang mendadak pergi ke luar kampung saat kejadian tersebut.

Mendapat informasi itu, polisi langsung memburu pemuda tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.

Polisi menangkap pemuda itu di kawasan penyeberangan speedboat Pasar Tengah Pontianak, Kalbar. Yang bersangkutan diperiksa ke Polresta Pontianak.

"Dari pemeriksaan yang dilakukan, pemuda tersebut mengakui perbuatannya," ujar Idris.

Agar Tak Terpapar Corona, 80 KK Manggarai Timur Tinggal di Kebun untuk Hindari Perantau yang Pulang

Tips Belanja Selama Wabah Corona: Badan Tetap Sehat, Isi Dompet Pun Aman

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved