Virus Corona
Penelitian Monash University Sebut Obat Kutu Bisa Hancurkan Virus Corona, Dijual Bebas di Apotek
Sebuah penelitian dari Monash University, Australia, menyebut obat kutu bisa menghancurkan sel SARS-CoV-2
Penulis: Aji Bramastra | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Penelusuran TribunSolo.com pada Sabtu (4/4/2020), harganya, mulai dari Rp 80 ribu.
Hasil penelitian Monash University ini sebelumnya telah diterbitkan oleh jurnal Antiviral Research.
Hasil penelitian dari perguruan tinggi yang berada di Melbourne ini langsung membuat otoritas kesehatan Australia, merilis peringatan.
Dilansir ABC Australia, Menteri Kesehatan Victoria, Australia, Jenny Mikakos, meminta warga tak keburu salah paham mendengar berita hasil penelitian ini.
"Tak ada gunanya membeli obat kutu kecuali anda menggunakannya untuk mengobati masalah kutu di rambut anak kalian," ujar Mikakos, ketika ditanya wartawan soal perkembangan penelitian ini.
"Kami hanya ingin menegaskan, belakangan banyak orang tewas karena salah menggunakan obat, hanya karena dia dengar obat itu bisa mengobati sebuah penyakit,"
"Kami tak ingin warga berburu obat kutu ke apotek atau supermarket, hanya karena ilmuwan sedang melakukan penelitian soal ini," kata Mikakos. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-new.jpg)