Breaking News:

Solo KLB Corona

Imbau Tak Bagi Masker di Tempat Umum, Bupati Wonogiri Jekek : Populer Tapi Jadi PDP, Ya Klenger Dong

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri melarang masyarakat membagikan bantuan langsung di tempat umum.

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Senin (16/3/2020). 

Laporan Wartwan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUSOLO.COM, WONOGIRI - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri melarang membagikan masker da alat pelindung diri (APD) di tempt umum.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo yang juga ketua gugus menerangkan, pembagian masker dan APD di tempat umum tanpa memenuhi protokol kesehatan memiliki potensi tinggi tertular Covid-19.

"Karena yang dihadapi itu kan virus, tidak terlihat, sehingga semua berpotensi menularkan atau tertular," kata dia, Kamis (9/4/2020).

Viral Detik-detik Pencuri Motor di Nayu Solo, Pelaku Diduga Eks Napi yang Baru Bebas karena Corona

Bupati Wonogiri Pilih Bekas Rumah Sakit untuk Isolasi Pasien PDP Covid-19 yang Berasal dari Pemudik

Pria yang akrab disapa Jekek itu mengatakan, masyarakat harus memikirkan juga dampak dari kegiatan yang mereka lakukan.

Karena protokol physical distancing itu kita bagaimana seseorang melakukan pembatasan interaksi dengan orang lain.

"Jika saya pegang 10 masker, otomatis saya kan bertemu dengan 10 orang, setelah itu saya populer, tapi seminggu kemudian saya jadi PDP Covid-19, ya klenger donk," aku dia.

"Jadi pengamatan saya, membagikan APD harus melalui gugus tugas, nanti akan disalurkan ke masyarakat," terang Jekek.

Jekak menambahkan, jika masyarakat melakukan sendiri tanpa ada protokol kesehatan yang sesuai standar, maka potensi PDP akan meningkat.

Bantu Ketersediaan APD di Puskesmas, Bhayangkari Polres Wonogiri Buat Pelindung Wajah Berbahan Mika

Curhat Siswi Asal Sendang Wonogiri Yang Kesulitan Belajar Online Akibat Susah Sinyal

"APD mau dikasih simbol ya silahkan, tapi distribusinya harus sesuai protokol, melalui gugus tugas," jelasnya.

"Agar tidak menimbulkan permasalahan baru, kami harus tegas," tandasnya. 

Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Imron Masyhadi, menyampaikan agar masyarakat atau kelompok organisasi yang ingin memberikan bantuan disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri.

"Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, jangan diberikan langsung, silahkan melalyu BPBD," katanya,.

"Nanti dari BPBD akan disalurkan secara merata kepada masyarakat," imbuhnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved