Breaking News:

Solo KLB Corona

Lagi, Peserta Ijtima Ulama Gowa asal Karanganyar Meninggal, Sempat Ancam Mogok Makan di RS

"Beliau sudah sepuh, sudah usia 75 tahun dan beliau juga ikut rombongan Ijtima Ulama ke Gowa itu," terang Juliyatmono kepada TribunSolo.com.

KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T
Foto Ilustrasi : Suasana jelang acara Ijtima Ulama Dunia 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Foto ini diambil Jumat (20/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Satu lagi warga Karanganyar meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19, Kamis (17/4/2020).

Warga yang meninggal ini punya riwayat sebagai peserta acara Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.

Begini Awal Mula Mahasiswa UNS yang Tak Tunjukkan Indikasi Sakit Akhirnya Dinyatakan Positif Corona

Riwayat Warga Positif Corona di Mojogedang yang Meninggal : Sempat Ancam Mogok Makan di RS

Dia bukanlah peserta Ijtima Ulama Gowa asal Karanganyar pertama yang meninggal dunia.

Sebelumnya, seorang peserta yang juga asal Mojogedang, Karanganyar, lebih dulu meninggal dunia pada 10 April 2020.

Dia meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Dr Moewardi.

Statusnya saat itu masih sebagai PDP, karena hasil tesnya belum keluar.

"Pasien PDP itu yang dari Gowa. Dia yang pulang naik kapal. Tiba pada Rabu (25/3/2020) dan dibawa ke puskesmas setempat lalu dirujuk ke RSUD Karanganyar Minggu (29/3/2020). Kemudian dirujuk ke RSUD dr. Moewardi Solo.

Cuma hasilnya (positif atau negatif) belum keluar," kata Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwanti, Jumat (10/4/2020).

Dijelaskannya, laki-laki berusia 77 tahun itu mengalami gejala batu dan pilek sepulang dari acara ijtima ulama di Gowa, Lantas selang lima hari dirujuk ke RSUD Karanganyar karena mengalami sesak nafas. 

Halaman
123
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved