Breaking News:

Solo KLB Corona

Mengaku Tak Punya Uang Sepersen Pun, Napi Dibebaskan karena Corona di Solo Curi HP di Pasar

Polsek Jebres memantau 14 eks narapidana (napi) yang baru keluar setelah mendapatkan asimilasi atau pembebasan bersyarat dari Kemenkumham.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Ilustrasi : Pelarian bekas napi dari Lapas Ambarawa, Kabupaten Semarang terhenti setelah ditangkap di wilayah Polsek Sukorejo, Kabupaten Kendal pada Minggu (12/4/2020) beserta barang buktinya kendaraan bermotor usai mencuri di Kota Solo pada Rabu (8/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM,SOLO - Polsek Jebres memantau 14 eks narapidana (napi) yang baru keluar setelah mendapatkan asimilasi atau pembebasan bersyarat dari Kemenkumham.

Kapolsek Jebres Kompol Juliana mengaku prihatin dengan beberapa eks napi yang berulah lagi di Solo.

Bahkan di wilayahnya sendiri di Jebres ada 13 eks napi yang saat ini terus dipantau pergerakannya.

Rentan Terima Stigma Negatif saat Corona, Penggali Kubur di Jebres Solo Disemangati & Diberi Bantuan

Cerita M, Napi yang Kembali Mencuri Setelah Bebas karena Corona : Di Luar Penjara Malah Kelaparan

Dari 13 belas eks napi itu, 1 di antaranya berulah dan melakukan tindak pencurian di Pasar Tanggul.

"Di Jebres itu ada 13 eks napi yang kemarin keluar itu," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Jumat (17/4/2020).

"Kemarin ada 1 yang keluar beberapa hari langsung melakukan pencurian HP di Pasar Tanggul itu," katanya menekankan.

Adapun soal Kemenkumham mengancam akan memperberat hukuman bagi eks napi asmilasi yang berulah, pihak Polsek Jebres sendiri mengaku jika hal itu urusan pengadilan.

Ia beserta jajarannya hanya memproses penyidikan sesuai data yang ada di lapangan.

Seusai Pembebasan Bersyarat Napi, Polres Klaten Sebut Kriminalitas di Klaten Masih Nihil

Napi Bebas karena Corona Berulah Lagi di Solo, Aksinya Bobol Pabrik Kertas Gagal Dipergoki Petugas

"Kalau soal hukuman itu bukan ranah kita ya," ujarnya.

Ditambahkan oleh Kompol Juliana, alasan 1 eks napi asal Jebres melakukan pencurian dikarenakan tidak punya uang.

Meski tidak punya uang, ia menampik jika hal tersebut berkaitan dengan situasi pandemi yang menyasar ke dalam sektor ekonomi.

"Kemarin kita tanya alasannya mencuri, karena tidak punya uang," katanya.

"Terkait ekonomi memang, tapi tidak karena dampak ekonomi dari Covid-19," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved