Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

30 Siswa SMA di Karanganyar Diamankan Polisi, Tertangkap Pakai Knalpot Brong, Tak Bawa SIM dan STNK

"Ada sekitar 30 siswa sudah kita imbau, kelengkapan berkendara kita periksa, tidak ada SIM dan STNK, pakai knalpot brong kita amankan motornya,"

TribunSolo.com/Adi Surya
Sejumlah siswa SMA diimbau tim Polres Kabupaten Karanganyar seusai kedapatan melakukan aksi konvoi kelulusan, Sabtu (2/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, Karanganyar - Sejumlah puluhan siswa SMA terjaring patroli setelah ketahuan melakukan konvoi kelulusan, Sabtu (2/5/2020). 

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami menyampaikan kurang lebih 30 siswa telah terjaring patroli sekitar pukul 16.30 WIB di daerah Karangpandan, Karanganyar.

"Ada sekitar 30 siswa sudah kita imbau, kelengkapan berkendara kita periksa, tidak ada SIM dan STNK, pakai knalpot brong kita amankan motornya," kata Dewi kepada TribunSolo.com, Sabtu (2/5/2020). 

Tak Hanya Pengumuman Online, Sekolah di Klaten Ini Kirimkan Dokumen Kelulusan Siswa Lewat Pos

Sekolah Minta Jangan Corat - coret Seragam Kelulusan, Lebih Baik Sumbangkan ke Adik Tingkat

"Baju yang dicorat-coret kita suruh lepas dan kita amankan, biar tidak memancing teman-teman lainnya," jelas dia.

"Untuk jumlah fixnya setelah konsolidasi di kantor, yang jelas lumayan banyak," imbuhnya menegaskan. 

Dewi mengungkapkan, para siswa tersebut mendapatkan pesan berantai untuk melakukan aksi konvoi kelulusan dari grup Whatsapp yang mereka ikuti. 

"Ada yang beredar, sempat dapat ada yang dari grup-grup mereka masing masing," ungkap dia. 

"Ada yang kita berhentikan gerombolan, saya tanya mana HP-nya, saya lihat ada aja grupnya," tutur dia.

"Ada yang nulis 'di sini lolos, ayo ke sini', 'ada cegatan, patroli mulai banyak', kemudian kita telusuri, kita patroli," tambahnya. 

Tim Polres Karanganyar sampai saat ini terus melakukan patroli guna mengantisipasi konvoi kelulusan SMA. 

"Ini sementara kita lagi patroli," kata Dewi. 

"Mereka kebanyakan masuk ke desa-desa berpencar beberapa sudah kita tangkap dan kita tahan motornya, beberapa baju yang dicorat-coret kita suruh lepas, kita amankan," tandasnya. (*) 

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved