Breaking News:

Solo KLB Corona

Bantu Warga Terdampak Corona, Dinsos Sukoharjo Data Penerima BLT Kemensos Sebesar Rp 600 Ribu

Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo tengah menggodok data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan.

Tribunsolo.com
Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos Sukoharjo Sukimin saat jumpa pers di Menara Wijaya Setda Sukoharjo Sukoharjo, Senin (4/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo tengah menggodok data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan. 

Masyarakat terdampak Corona yang kehilangan mata pencahariannya menjadi sasaran penerima program Kemensos tersebut.

BLT Kemensos ini diluar BLT Desa, karena sumber dananya berbeda.

Adapun sumber dana BLT berasal dari Kemensos melalui Dinas Sosial, sementara BLT Kemendes diambilkan dari dana masing-masing Pemerintah Desa. 

Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos Sukoharjo, Sukimin mengatakan, untuk penyaluran perdana BLT Kemnsos, saat ini tengah dalam proses penyelesaian data calon penerimanya.

"Nanti malam pukul 00.00 WIB data kami closing, bila data disetujui oleh kementerian, dana akan langsung cair melalui Kantor Pos," katanya saat jumpa pers di Menara Wijaya Setda Sukoharjo Sukoharjo, Senin (4/5/2020).

Suasana Haru Pemakaman Didi Kempot : Mulai Tetangga Sampai Kapolres Ikut Angkat Jenazah ke Makam

Total 8 Dari 40 Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Sukoharjo Dinyatakan Sembuh, Ini Rinciannya

Tak Terima Putrinya Terus Diejek Karena Belum Menikah, Ibu Ini Aniaya Tetangganya di Tempat Umum

Dijelaskan, para calon penerima BLT secara spesifik adalah mereka yang dulunya bekerja sekarang menganggur karena dampak Covid-19

Kalau memakai 14 kriteria miskin dari PKH (program keluarga harapan), tidak masuk.

"Selain kehilangan pekerjaan, penerima BLT ini adalah masyarakat yang sama sekali belum dapat dana PKH, Kartu Pra-kerja, dan belum menerima bantuan jaring pengaman sosial lainnya," tuturnya. 

Dia memastikan, setiap penerima dipastikan hanya dapat menerima satu jenis BLT saja (Kemensos atau dana desa). 

Jika sudah ada yang mendapat BLT dari Kemensos maka mustahil diberi BLT dari Dana Desa. 

Seperti diketahui, bantuan ini merupakan bagian dari program jaring pengaman sosial sesuai Keputusan Menteri Sosial Nomor 54/HUK/2020 tentang Pelaksanaan Bantuan Sosial Sembako dan Bantuan Sosial Tunai Dalam Penanganan Dampak Covid-19.

"Mereka diusulkan diluar dari daftar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)." jelasnya. 

"Dan untuk Sukoharjo sendiri mendapat kuota penerima sebanyak 60.759 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," tandanya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved