Selama Work From Home Tak Bertemu Rekan Kerja, Bisakah Tetap Kompak dan Produktif Kerja?

Kerjasama dengan tim biasanya dilakukan dengan makan siang bersama atau pun ngopi sepulang jam kantor.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi work from home (WFH) 

TRIBUNSOLO.COM -- Kehadiran teknologi memang memungkinkan berbagai pekerjaan dilakukan seorang diri bisa dikerjakan dari mana saja, tanpa harus datang ke kantor.

Walau demikian, ada beberapa hal yang sulit digantikan dari kehadiran fisik di kantor, yaitu sosialiasi dengan rekan kerja untuk membangun kekompakan dengan tim.

Kerjasama dengan tim biasanya dilakukan dengan makan siang bersama atau pun ngopi sepulang jam kantor.

Namun, hal itu tak mungkin dilakukan saat banyak perusahaan menerapkan kebijakan work from home seperti sekarang.

Jelang Lebaran Begal Beraksi di Sragen, Uang Jutaan Rupiah Lenyap, Korban Dipepet & Ditodong Pisau

Sederet Tips Untuk Kendalikan Stres Saat Work From Home di Tengah Pandemi Virus Corona

Pakar Produktivitas dari Google, Laura Mae Martin, mengatakan tantangan tersebut bisa diatasi dengan menjadwalkan pertemuan online secara informal dengan rekan kerja.

“Saya menyebutnya happy hour virtual. Kita bisa membuat jadwal tim meeting tapi just for fun. Misalnya membahas tentang resep yang disukai atau serial televisi,” kata Martin dalam konferensi virtual bersama Google, Kamis (14/5).

Walau acara ngobrol tersebut ringan, tapi Martin menyarankan agar tetap memiliki agenda khusus yang sifatnya ringan.

Misalnya dengan mengundang pembicara tamu sehingga bisa menciptakan percakapan yang membangun dengan kolega.

Tips lain mungkin selama Ramadhan ini Anda bisa menjadwalkan buka puasa virtual dengan kolega.

Lebih produktif

Cara baru dalam bekerja di masa pandemi ini memang belum tentu cocok untuk setiap orang. Ada orang yang justru merasa kewalahan karena merasa harus bekerja 24 jam selama WFH.

Untuk itu, menurut Martin, kita perlu disiplin dalam batasan waktu bekerja dan beristirahat agar produktivitas tidak turun.

 
“Sebuah kesalahan besar jika kita menganggap kerja dari rumah berarti kerja terus-terusan,” katanya.

Ia menyarankan agar kita memiliki struktur harian yang tidak berubah jauh dengan masa bekerja dari kantor.

Jika kita biasanya harus melakukan perjalanan komuter selama satu jam ke kantor, selama WFH kita bisa memanfaatkan waktu tersebut di pagi hari untuk melakukan hal lain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved