Breaking News:

Virus Corona

Bukan Cetak Uang, Inilah yang Dilakukan Menkeu Sri Mulyani untuk Memperkuat Perekonomian

Menteri Keuangan Sri Mulyani blak-blakan sebut kondisi keuangan Indonesia saat ini. Ia menyebut Indonesia defisit hingga Rp 500 Triliun

Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Hanang Yuwono
Capture Youtube Kompas TV
Sri Mulyani menjelaskan mengenai pinjaman yang dilakukan Pemerintah sebagai sarana pembiayaan negara di masa pandemi Virus Corona, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Pandemi virus corona masih belum bisa diprediksi kapan akan berakhir.

Berbagai sektor kehidupan ikut terdampak mulai dari kesehatan, transportasi, perekonomian.

WHO Sebut Corona Bisa Jadi Endemik di Masyarakat, Simak Bedanya dengan Pandemi, Akankah Seperti DBD?

Bukan hanya kesehatan yang sangat terdampak corona, namun perekonomian pun juga sangat terdampak akibat pandemi ini.

Dikutip dari TribunWow, Menteri Keuangan, Sri Mulyani blak-blakan sebut kondisi keuangan Indonesia saat ini.

Sri Mulyani menyebut Indonesia mengalami defisit hingga Rp 500 Triliun. 

Menteri keuangan Sri Mulyani mengungkapkan kondisi keuangan negara terkait pembiayaan di masa pandemi Virus Corona, Kamis (14/5/2020).

Menurut Sri Mulyani, Pemerintah telah mengantisipasi peningkatan defisit negara akibat adanya wabah covid-19 yang melanda Indonesia.

Selain melalui efisiensi anggaran yang dimiliki, Pemerintah juga telah melakukan pinjaman pada beberapa negara lain dan sejumlah lembaga multilateral.

Bahkan negara seperti Australia, sempat menghubungi Menteri Keuangan tersebut untuk ditawari bantuan berupa pinjaman atau utang.

Kluster Gowa Mendominasi Positif Corona Sukoharjo, Ada 23 Kasus, 4 Orang Sembuh

Usulan Cetak Uang.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved